HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Budidaya Ketela Pohon atau Singkong Dengan Mudah! Dari Bibit Hingga Panen

Umbi Ketela Pohon atau Singkong

Tanaman ketela pohon atau singkong (Manihot esculenta) adalah tumbuhan tropika dan subtropika, dan salah satu jenis makanan pokok yang juga bisa diolah menjadi berbagai produk makanan. Dikarenakan pada makanan pokok nutrisi tidak selalu lengkap maka diperlukan makanan pendamping seperti lauk pauk. Dalam budidaya maupun perawatannya, tanaman ketela pohon ini termasuk mudah oleh karena itu membuat banyak orang tertarik untuk menanam sendiri dirumah. Berikut cara budidaya tanaman singkong selengkapnya.

Tanaman ketela pohon atau yang dikenal juga dengan nama singkong berasal dari Brasil, dengan persebarannya kemudian masuk ke negara-negara tropis lainnya diantaranya Afrika, Madagaskar, India, Tiongkok dan Indonesia. Selain cara budidaya yang mudah, tanaman ini hampir si semua bagian dapat di manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun di buat menjadi olahan tertentu

Tanaman ketela pohon pada bagian umbi dapat digunakan sebagai makanan pokok, daun singkong untuk dijadikan sayuran, batang tanaman dapat digunakan untuk pembibitan tanaman maupun sebagai kayu bakar. Di Indonesia singkong sangat populer di daerah Jawa Tengan dan Jawa Timur, di Indonesia tanaman ini menggunakan singkong sebagai makanan pokok dan olahan makanan lain seperti kolak, keripik, tepung dan lain-lain.

Syarat Tanam untuk Budidaya Tanaman Ketela Pohon atau Singkong

  • Tanaman ketela pohon merupakan tanaman yang tumbuh dengan baik dan optimal pada daerah tropika dan subtropika dengan ciri-ciri sebagai berikut. 
  • Lokasi memiliki ketinggian antara 10-1.500 mdpl
  • Jenis tanah untuk menanam ketela pohon yakni jenis mediteran, andosol, grumosol, aluvial latosol dan podsolik merah kuning
  • Tanah gembur dan kayak unsur organik
  • Tingkat keasaman pH tanah Berkisar 4,5-8 pH
  • Curah hujan 1.500-2.500 mm/tahun
  • Tingkat kelembaban udara sekitar 60-65 % dan suhu udara tidak lebih rendah dari 10 derajat Celcius
  • Lahan mendapat penyinaran matahari secara penuh atau setidaknya 10 jam dalam sehari 

Cara Budidaya Tanaman Ketela Pohon atau Singkong

Menyiapkan Bibit

Dalam pembudidayaan tanaman ketela pohon bibit dapat diperoleh dengan menyiapkan bibit yang berasal dari bagian batang bawah sampai tengah dengan cara stek. Bibit yang digunakan harus berasal dari indukan yang telah berumur 10-12 bulan, dengan ukuran sekitar 2,5 cm dan indukan belum ditumbuhi tunas-tunas baru. Penggunaan bibit tanaman ketela pohon dapat disesuaikan dengan ukuran lahan yang akan digunakan.

Menyiapkan Media Tanam

Penyiapan media tanam dapat dilakukan dengan mengukur tingkat keasaman tanah atau pH tanah dengan menggunakan kertas lakmus, pH meter dan cairan pH taster. Pembersihan lahan dari rumput liar atau gulma juga dilakukan dan pastikan kandungan unsur hara dalam lahan juga terpenuhi. Pembersihan lahan dapat dilakukan dengan mencangkul atau dengan pembajakan tanah, setelah pembersihan dilakukan buat bedengan. Pemberian kapur kalsiat atau kaptan (CaCO3) dengan dosis 1-2,5 ton/ha, pemberian ini berfungsi untuk menaikkan kadar pH pada tanah yang asam.

Menanam Bibit

Menanam bibit dapat dilakukan dengan cara runcingkan ujung bawah stek batang, kemudian tanam dengan kedalaman 5-10 cm pada lahan yang gembur dan untuk lahan yang berair atau lembab bibit dapat ditancapkan tidak terlalu dalam. Penanaman bibit ketela pohon terbilang mudah, karena tidak memerlukan banyak persyaratan yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Baca Juga:

Melakukan Pemeliharaan

  • Penyulaman

Penyulaman dilakukan pada tanaman yang tumbuh dengan tidak normal, proses ini bertujuan untuk mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru. Penyulaman biasanya dilakukan satu minggu atau dua minggu setelah masa tanam, hal ini bertujuan untuk mendapat tanaman yang baik dan tumbuh dengan optimal sehingga menghasilkan nilai jual yang tinggi. Penyulaman juga dilakukan untuk memaksimalkan lahan yang digunakan agar budidaya mendapat keuntungan lebih.

  • Penyiangan

Penyiangan dilakukan untuk mencabut rumput liar atau gulma yang berada pada sekitar tanaman, penyiangan bertujuan agar membuat tanaman dapat tumbuh dengan optimal dan memiliki kualita yang baik pula. Penyiangan dapat dilakukan sesuai atau menyesuaikan dengan kondisi lahan

  • Penggemburan Tanah

Penggemburan ini dapat dilakukan bersamaan dengan pada saat penyiangan dilakukan, oleh karena itu proses ini juga penting dilakukan untuk menjaga media tanam tetap dalam kondisi yang baik. Penggemburan dilakukan untuk memantau dan tetap menjaga kondisi tanah pada lahan tetap optimal, agar mendapat tanaman yang mempunyai kualitas yang baik dan nilai jual yang tinggi.

  • Pemangkasan Tunas

Pemangkasan dilakukan dengan tujuan agar tanaman tumbuh dengan optimal dan tidak terbagi nutrisinya pada cabang yang tidak perlu, pemangkasan dilakukan agar tunas tumbuh dengan keadaaan normal dan tidak terlalu besar. Pemangkasan juga bertujuan untuk dijadikan bibit ketela pohon yang dapat digunakan setelah masa panen selanjutnya.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman dengan memberikan pupuk urea, KCI dan TSP. Pemberian pupuk ini dapat dilakuakn dengan frekuensi 2-3 bulan setelah masa tanam, dengan perbandingan N:P:K 1/3 : 1 : 1/3. Pemberian pupuk di masa tanam selanjutnya dapat memberikan dengan dosis yang berbeda dengan perbandingan 2/3 : 0 : 2/3

  • Penyiraman

Dalam pembudidayaan ketela pohon atau singkong usahakan agae media tanam mempunyai tingkat kelembaban yang pas dan selalu terjaga, tidak terlalu becek dan tidak terlalu kering. Pada saat tanaman singkong baru ditanam hingga berumur 5 bulan pastikan kondisi tanah lembab, penyiraman ini dapat dilakukan dengan menggunakan sistem genangan. Penggunaan sistem genangan terbukti efektif untuk tanaman singkong, penggenangan dapat dilakukan dua minggu sekali dan jangan menyiram tanaman langsung pada permukaan media tanam.

  • Penyemprotan Pestisida

Penggunaan pestisida dapat dilakukan jika memang dalam keadaan yang hama atau penyakit tidak bisa dikendalikan, jika hama atau penyakit terjadi di beberapa tanaman anda bisa memangkas atau membuang tanaman yang terkena penyakit. Penggunaan pestisida harus berdasarkan dosis dan penyakit yang dialami tanaman, penggunaan pestisida secara berlebihan dapat membuat organisme yang baik di dalam tanah mati. Dan memungkinkan pestisida diserap tanaman itu sendiri yang dapat membahayakan orang yang mengkonsumsi singkong tersebut.

Jual Paranet Peneduh Tanaman

Membasmi Hama

Hama yang biasanya terdapat pada tanaman singkong adalah jenis hama uret dan tungau merah, yang berada pada akar dan daun tanaman. Hama uret ini menyerang dan membuat akar batang rusak dan dapat menyebabkan kematian pada tanaman, hama ini dapat dicegah dengan menggunakan cairan insektisida (sevin) sebelum bibit di tanam pada lahan. Sedangkan hama tungau merah menyerang bawah daun dan membuat daun kering, pencegahan tungau ini dengan memilih varietas unggul yang tahan terhadap tunagu dan dapat menggunakan air dengan cara menyemprotkan pada tanaman.

Pemanenan

Pemanenan ketela pohon atau singkong ini dapat dilakukan pada saat tamana berumur 6-12 bulan, kondisi lahan, perawatan dan varietas tanaman dapat berpengaruh terhadap waktu lamanya pemanenan. Varietas singkong genjah pada saat pemanenan berkisar antara umur 6-8 bulan setelah masa tanam, sedangkan varietas singkon biasa pemanenan dapat dilakukan saat berumur 9-12 bulan. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara mencabut umbi singkon dengan cangkul atau garpu tanah. Pemcabutan disarankan untuk berhati-hati agar tidak melukai umbi.

Sekian pembahasan tentang cara budidaya tanaman ketela pohon atau singkong semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu kalian untuk budidaya tanaman dan jangan lupa share artikel ini agar semua orang dapat melihat informasi budidaya tanaman ketela pohon atau singkong. Terima Kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Budidaya Ketela Pohon atau Singkong Dengan Mudah! Dari Bibit Hingga Panen"

Posting Komentar