HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Menanam Anggur Merah Dengan Mudah dan Hasil Panen Melimpah


Anggur merupakan tanaman buah merambat yang masuk ke dalam famili (Vitaceae) yang awalnya dibudidayakan di Timur Tengah pada 4000 SM dan baru dibuat menjadi minuman sekitar tahun 2500 Sm. Buah ini biasanya secara umum digunakan untuk membuat makanan dan minuman seperti jus anggur, minuman anggur, jelly, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan secara langsung. Buah ini juga mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam tubuh sehingga meningkatkan berbagai metabolisme dalam tubuh dan mampu mencegah terbentuknya sel kanker. 

Aktivitas ini juga mampu menangkal radikal bebas karena adanya senyawa metabolit sekunder di dalam buah anggur yang berperan sebagai senyawa antioksidan dalam tubuh.

Tidak hanya dikonsumsi langsung, Buah ini juga diolah menjadi berbagai minuman dan makanan seperti sirup serta menjadi bahan campuran es dan buah kalengan karena terkenal akan cita rasanya yang enak, asam manis, dan segar. Adapula anggur yang dikeringkan menjadi kismis, Anggur juga dapat dibuat menjadi selai. Tanaman anggur merah merupakan jenis tanaman perdu yang tumbuh menjalar atau merambat.

Saat ini anggur merah yang berada dipasaran adalah anggur merah impor karena belum banyak dibudidayakan di Indonesia, Hal ini berakibat harga jual anggur merah sangat tinggi. Anggur merah juga dapat dibudidayakan di Indonesia dengan hasil yang sama dengan anggur merah impor, Tentusaja dengan penanaman dan perawatan yang baik tidak ada yang tidak mungkin untuk budidaya anggur merah.

Berikut langkah-langkah penanaman dan perawatan anggur merah:

1. Syarat Tumbuh

Budidaya tanaman anggur merah memerlukan tanah yang subur dan gembur serta kaya akan bahan organik. Tingkat keasaman tanah yang diperlukan tanaman anggur harus berada pada 6-7 pH. Anggur merah dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 25-300 mdpl dengan suhu 25-31 derajat Celcius serta curah hujan sekitar 800mm per tahun. Anggur lebih menyukai musim kemarau panjang antara 3-6 bulan dengan intensitas cahaya matahari yang cukup tinggi.

2. Pemilihan Bibit

Anggur merah dapat dikembangbiakkan dengan berbagai cara seperti proses generatif dan vegetatif. Cara vegetatif merupakan cara yang paling efektif, Melalui stek baik stek cabang maupun stek mata. Berikut ini syarat stek anggur merah yang bai dan benar.

- Diameter cabang harus berkisar 25 cm, terdiri atas 2-3 ruas, diambil dari tanaman induk yang telah berusia di atas satu tahun dan sudah terjamin kualitasnya.
- Permukaan kulit cabangnya berwarna coklat muda cerah dan di bagian bawah kulit berwarna hijau dan bebas dari noda hitam.
- Memiliki mata tunas yang sehat dan tidak cacat, berukuran besar dan terlihat padat sedangkan tunas yang tidak sehat berukuran kecil dan terlihat memutih seperti kapuk.
- Bibit siap tanam jika telah berumur sekitar 1,5-2 bulan dan telah memiliki akar sekitar 5-10 cm, sehat, dan bertunas dua.


3. Persiapan Lahan Tanam

Sebelum menanam bibit tanah untuk lahan tanam harus diolah terlebih dahulu dengan mencangkul atau membajak lahan. Bersihkan lahan dari rumput liar dan gulma agar tidak menggangu pertumbuhan tanaman anggur merah. Buatlah lubang tanam pada lahan yang akan digunakan dengan berukuran 60x60x60 cm dengan jarak antar lubang tanam yang ideal jika menanam lebih dari satu bibit adalah 3x3 atau 4x4 m.

Tambahkan pupuk pada saat penanaman berlangsung dengan menggunakan pupuk kandang atau kompos 5-7 kg per lubang tanam atau campurkan tanah galian bagian atas tanaman dengan pupuk kandang atau kompos, pasir, serta natural GLIO.

4. Penanaman


Proses penanaman anggur merah paling baik dilakukan pada musim kemarau di bulan Juni-Juli atau pada saat bulan April-Juni. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam lalu beri pupuk sedikit lalu timbun kembali dengan tanah galian dan padatkan pemberian pupuk berfungsi untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Setelah bibit ditanam  buatlah anyaman bambu atau para-para sebagai tempat rambatan tanaman anggur.

5. Pengairan, Penyulaman, dan Penyiangan

Penyiraman bibit anggur pada awal masa tanam 2 kali sehari pada pagi dan sore hari, Dan setelah tanaman dewasa penyiraman dapat dilakukan tiga hari sekali. Pemangkasan pada tanaman harus dilakukan secara rutin oleh karena itu penyiraman disesuaikan dengan waktu pemangkasan, Penyiraman harus dihentikan satu bulan sebelum waktu pemangkas.

Setelah pemangkasan selesai, Penyiraman pada tanaman dapat dilakukan lagi seperti biasa. Penyulaman dilakukan pada tanaman anggur merah yang tumbuh tidak normal atau mati, Proses ini perlu dilakukan agar tanaman yang telah tumbuh tidak terganggu oleh tanaman yang mati. Penyiangi pada tanaman dapat dilakukan tergantung kondisi tanaman dan lahan, Penyiangan dapat dilakukan dengan tangan dan berhati-hati agar tidak mengenai tanaman.

6. Pemupukan

Pemberian pupuk untuk tanaman anggur merah tidak boleh sembarangan dan mengikuti aturan tertentu untuk pertumbuhan yang optimal. Pada masa awal setelah anggur merah ditanam sampai tanaman berumur satu tahun terdiri dari tiga periode pembagian pupuk. 

- Pemupukan pertama saat tanaman berumur 0-3 bulan pemberian pupuk urea dapat dilakukan sebanyak 10 gr per pohon tiap 10 hari sekali.
- Pemupukan kedua pada umur 3-6 bulan berikan pupuk urea sebanyak 15 gr per pohon tiap 15 hari sekali.
- Pemupukan ketiga pada umur 6-12 bulan pemberian pupuk urea meningkat sebanyak 50 gr per pohon tiap 30 hari sekali.

Memasuki umur 1 tahun setelah masa tanam, Tanaman anggur sudah dianggap dewasa dan proses pemangkasan dapat dilakukan. Saat tanaman sudah mencapai umur 1 tahun pemupukan tambahan perlu dilakukan dengan dosis sebagai berikut. 21 hari sebelum perampasan pertama tanaman anggur harus diberi pupuk kandang dengan dosis 5 kg per pohon, 11 hari sebelum perampasan beri 100 gr ZK per pohon dan 80 gr pupuk TSP per pohon juga, 7 hari sebelum perampasan pemberian pupuk urea sebanyak 100 gr per pohon.

Pemberian pupuk dilakukan dengan cara membuat larik melingkar disekeliling tanaman dengan diameter 15-25 cm dan kedalaman 5 cm. Tebarkan pupuk ke lubang tersebut lalu tutup kembali dengan tanah dan siram sedikit dengan air.

Pupuk kandang atau kompos dapat diberikan satu tahun sekali menjelang pemangkasan. Di tahun kedua, dosis pemberian pupuk kandang meningkat dengan campurang 10 kg pupuk kandang atau kompos, 600 gr urea, 450 gr pupuk ZK, dan 300 gr TSP per tanaman pada lahan dengan larik berukuran 1,5 m pada sekeliling tanaman. Setelah tanaman berumur 4 tahun pemupukan hanya sekali menjelang pemangkasan.

7. Pemangkasan

Ketika tanaman sudah berumur 1 tahun setelah masa tanam, Pemangkasan dapat dilakukan agar tanaman anggur merah tumbuh dengan baik. Pemangkasan awal dilakukan dengan memotong batang pokok dengan tujuan memunculkan tunas yang disebut cabang primer. Dua minggu kemudian cabang primer dipangkas dengan tujuan memuncul tunas yang disebut cabang sekunder. Jika panjang cabang sekunder sudah mencapai 1 m pangkas dengan tujuan memunculkan cabang tersier yang kelak akan menghasilkan bunga lalu buah anggur merah.

Ciri-ciri cabang yang akan dipangkas adalah ujungnya mudah patah dan bila dipangkas meneteskan air. Sebelum pemangkasan lebih baik untuk memberi pupuk dan menyiram tanaman terlebih dahulu, Lalu potong satu cabang apabila cabang tidah meneteskan air tunda pemangkasan terlebih dahulu lalu siram kembali tanaman dengan air sampai cabang yang akan dipotong mengeluarkan air.

Setiap tahun pemangkasa dapat dilakukan sebanyak dua kali yakni pada bulan maret-april dan juli-agustus. Pemangkasan dapat dilakukan dengan cara merontokkan daun hingga hanya tersisa cabang tersier atau cabang produksi. Cabang yang kurang sehat dan berukuran kecil dapat dibuang dengan menyisakan 2-4 mata tunas yang baik untuk batang pokok.

Tunas baru akan tumbuh dalam 10-14 hari setelah pemangkasan dan dari tiap tunas pelihara 1-3 helai bunga. Tunas yang tumbuh di atas bunga perlu dilakukan pemotongan sampai terbentuk bakal buah dan lakukan penjarangan untuk menjaga kualitas buah. Buah yang rusak, bertangkai panjang, dan tumbuh berhimpitan digunting pada saat ukurannya masih sebesar biji asam agar tidak menggangu buah yang lain.

8. Pemanenan


Pemanenan dilakukan ketika tanaman sudah berumur 8-12 bulan pada setiap pohon anggur merah dapat dipanen 1-2 kali setahun. Pembungkusan buah anggur perlu dilakukan pada saat memasuki musin pemanenan untuk menghindari serangan hama terutama di musim hujan, Pembungkusan dapat dilakukan dengan kertas semen atau kantong plastik transparan. Ciri-ciri buah anggur yang sudah matang adalah berwarna merah dan mengeluarkan aroma. Pemanenan dilakukan dengan memotong tangkai buah lalu letakkan pada wadah dengan hati-hati agar tidak rontok.

Sekian pembahasan tentang cara budidaya tanaman anggur merah semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu kalian untuk budidaya anggur merah dan jangan lupa share artikel ini agar semua orang dapat melihat informasi budidaya anggur merah. terima Kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menanam Anggur Merah Dengan Mudah dan Hasil Panen Melimpah"

Posting Komentar