HUBUNGI KAMI

Jual Paranet Murah
Paranet, Paranet Murah, Jual Paranet, Distributor Paranet, Produsen Paranet, Jaring Paranet, Jaring Hitam, Jaring Peneduh Tanaman, Jaring Peneduh Taman, Jaring Peneduh Kolam, Jaring Peneduh Kolam, Paranet 65%, Jaring Paranet 75%, Jaring Paranet 85%, Harga Paranet, Ukuran Paranet, Paranet Roll.

Hubungi Kami
• Phone: 031- 8830487
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950 | Whatsapp
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tinjauan Fitokimia Kandungan Polifenol dan Antioksidan pada Buah Kelengkeng

Kelengkeng (Dimocarpus longan), buah tropis yang termasuk dalam famili Sapindaceae, telah lama dikenal tidak hanya karena kelezatan daging buahnya, tetapi juga karena khasiatnya dalam pengobatan tradisional Asia. 

Baca Juga:

Secara empiris, kelengkeng digunakan untuk meningkatkan stamina dan fungsi kognitif. Dalam dekade terakhir, minat riset terhadap kelengkeng bergeser ke arah analisis fitokimia yang lebih mendalam, terutama pada identifikasi senyawa polifenol yang melimpah di seluruh bagian buahnya mulai dari daging, biji, hingga kulitnya.

Profil Senyawa Polifenol Utama

Kandungan polifenol dalam kelengkeng merupakan kelompok senyawa metabolit sekunder yang paling signifikan secara biologis. Hasil analisis kromatografi cair menunjukkan bahwa buah ini kaya akan asam fenolik dan flavonoid. 

Dua senyawa spesifik yang menonjol adalah Asam Galat dan Asam Ellagat. Senyawa ini ditemukan dalam konsentrasi yang sangat tinggi, terutama pada bagian biji dan kulit buah yang seringkali dianggap sebagai limbah.

Selain asam fenolik, kelengkeng mengandung flavonoid jenis Quercetin dan Kaempferol. Senyawa-senyawa ini bekerja secara sinergis dalam memberikan perlindungan seluler. 

Menariknya, profil fitokimia ini bervariasi tergantung pada varietas dan tingkat kematangan buah. Pada fase kematangan optimal, konsentrasi polifenol mencapai puncaknya, memberikan potensi maksimal sebagai bahan baku pangan fungsional.

Mekanisme Aktivitas Antioksidan

Aktivitas antioksidan kelengkeng berkaitan erat dengan kemampuannya dalam menetralkan spesies oksigen reaktif (Reactive Oxygen Species atau ROS). Polifenol dalam kelengkeng bertindak sebagai penangkap radikal bebas melalui mekanisme donor hidrogen. 

Stabilitas struktur kimia polifenol memungkinkan mereka untuk meredam radikal superoksida dan radikal hidroksil yang sangat reaktif sebelum sempat merusak membran sel atau rantai DNA.

Uji in-vitro dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) menunjukkan bahwa ekstrak biji kelengkeng memiliki kapasitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging buahnya. Hal ini menunjukkan potensi besar dalam pemanfaatan limbah pengolahan kelengkeng sebagai sumber antioksidan alami yang ekonomis untuk industri kosmetik maupun farmasi.

Implikasi Terhadap Kesehatan Manusia

Kehadiran senyawa aktif ini memberikan berbagai dampak positif terhadap kesehatan sistemik. Polifenol kelengkeng diketahui memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dengan menghambat produksi sitokin pro-inflamasi. 

Selain itu, aktivitas antioksidannya berkontribusi pada perlindungan sistem kardiovaskular dengan mencegah oksidasi kolesterol LDL, yang merupakan faktor risiko utama aterosklerosis.

Beberapa studi terbaru juga mengindikasikan bahwa polifenol kelengkeng memiliki efek neuroprotektif, yang berpotensi memperlambat proses degenerasi saraf pada usia lanjut. Hal ini memperkuat posisi kelengkeng bukan hanya sebagai pencuci mulut, melainkan sebagai asupan nutrisi strategis dalam pencegahan penyakit tidak menular.

Kesimpulan

Tinjauan fitokimia terhadap buah kelengkeng mengungkap kompleksitas senyawa polifenol yang sangat berharga bagi kesehatan manusia. Asam galat dan asam ellagat merupakan komponen kunci yang memberikan kapasitas antioksidan signifikan.

Dengan adanya pemahaman ilmiah mengenai profil kandungan aktif ini, pengembangan produk turunan kelengkeng terutama melalui pemanfaatan biji dan kulit buah menjadi peluang industri yang sangat prospektif dalam mendukung gaya hidup sehat berbasis bahan alam.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tinjauan Fitokimia Kandungan Polifenol dan Antioksidan pada Buah Kelengkeng"

Posting Komentar