HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tahukah Kamu! Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan saat Bertanam Hidroponik

Bertanam hidroponik merupakan salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa memakai media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. Air yang dibutuhkan pada metode hidroponik lebih sedikit dibanding kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Sistem bertanam menggunakan air ini lebih mudah, jadi sangat cocok diterapkan pada daerah yang mempunyai pasokan air yang terbatas.

Metode hidroponik terkenal dengan kemudahannya dalam menanam sayuran. Walaupun sebagai pemula yang tak pernah belajar pertanian sama sekali, Anda tak perlu khawatir sebab hidroponik sangat mudah diaplikasikan oleh siapapun.

Memang hidroponik tak begitu sulit untuk diterapkan, sehingga semua orang bisa melakukannya asal ada kemauan dan tekun. Akan tetapi, cara bertanam ini terdapat tantangan tersendiri yang harus menjadi perhatian utama bagi Anda. Maka dari itu, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika bertanam hidroponik.

Baca Juga:

Kondisi Lingkungan

Ketika menanam sayuran dengan instalasi hidroponik, Anda harus memastikan apakah sayuran tersebut sudah memperoleh sinar matahari yang cukup, sirkulasi udara berjalan dengan baik, dan kualitas udara di sekitar tanaman. Seperti yang sudah diketahui, bahwa instalasi ini sering dibuat secara vertikal atau tersusun ke atas jadi sirkulasi serta cahaya matahari yang masuk tak akan berjalan normal seperti Anda menanam di lahan.

Kemudian Anda harus memastikan seluruh tanaman bisa memperoleh cahaya matahari secara merata, baik tanaman yang berada di susunan paling atas maupun bawah. Dan pastikan susunan tersebut tak membuat sirkulasi udara terhambat.

Peralatan

Dalam budidaya dengan metode hidroponik memerlukan peralatan yang lebih banyak dibandingkan sistem bertanam langsung di lahan. Pemakaian peralatan tersebut harus rutin dipantau secara berkala supaya tetap bekerja secara maksimal. Adapun peralatan yang wajib dipantau yaitu seperti sistem drainase yang berjalan normal, isi tangki yang tak terlalu rendah sehingga pompa bisa mengalirkan air, dan pH air sudah sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Etiolasi

Hal yang wajib Anda perhatikan selanjutnya yaitu etiolasi, artinya kondisi di mana sayuran tumbuh kurus, tinggi, dan langsing. Karena pertumbuhan tersebut menjadi pertanda ketidakseimbangan jadi batang tanaman terus tumbuh memanjang, namun tanaman sulit menghasilkan daun.

Penyebab etiolasi ini diakibatkan oleh hormon auksin yang terlalu cepat bekerja di dalam gelap tanpa terkena sinar matahari sehingga mengakibatkan pertumbuhan bibit hanya memanjang tanpa menghasilkan daun. Dan kondisi tersebut bisa mengakibatkan bibit mati.

Pencegahan etiolasi ini bisa dilakukan dengan membiarkan bibit di persemaian terkena cahaya matahari ketika bibit mulai pecah atau sprout. Selain itu, Anda juga bisa memberikan lampu khusus growing light. Apabila bibit yang sudah telanjur etiolasi, maka tak akan bisa digunakan.

Cuaca

Jika melaksanakan budidaya metode hidroponik tidak di dalam greenhouse, maka tanaman harus memperoleh perhatian lebih ketika kondisi cuaca terlalu panas sebab sayuran yang dihasilkan bisa terasa pahit. Cara mengatasinya, Anda harus memasang jaring peneduh atau paranet sekitar 60% sehingga matahari hanya bisa masuk sebesar 40%. Dan bila cuaca mendung, umumnya pertumbuhan tanaman melambat jadi hari panen sering diundur sehari.

Tip Burn

Faktor tip burn merupakan kendala yang membuat bercak kecokelatan pada pangkal daun. Terjadinya tip burn ini disebabkan oleh adanya disefisiensi lokal dari unsur kalium. Kendala ini bisa diatasi dengan mengatur pemberian nutrisi, menurunkan EC, menaikkan jumlah kalsium, mengurangi pemakaian nitrogen, dan menutup krop.

Nah, itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika melakukan budidaya dengan metode hidroponik. Semoga artikel di atas bisa membantu Anda dalam melakukan budidaya dengan metode hidroponik. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tahukah Kamu! Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan saat Bertanam Hidroponik"

Posting Komentar

LANGGANAN