HUBUNGI KAMI

Jual Paranet Murah
Paranet, Paranet Murah, Jual Paranet, Distributor Paranet, Produsen Paranet, Jaring Paranet, Jaring Hitam, Jaring Peneduh Tanaman, Jaring Peneduh Taman, Jaring Peneduh Kolam, Jaring Peneduh Kolam, Paranet 65%, Jaring Paranet 75%, Jaring Paranet 85%, Harga Paranet, Ukuran Paranet, Paranet Roll.

Hubungi Kami
• Phone: 031- 8830487
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 0812.3258.4950 | Whatsapp
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Menanam Bunga Matahari di Pot Dengan Mudah! Coba di Rumah


Tanaman bunga matahari (Helianthus annu L.) adalah tanaman dengan bunga yang indah dan berwarna kuning, bunga matahari merupakan tanaman semusim yang berasal dari daerah Amerika Tengah yaitu Meksiko bagian utara. Manfaat dari bunga matahari sangat besar karena bunga matahari dibudidayakan untuk diambil minyak dan bijinya yakni kuaci Bunga Matahari.

Keunikan pada tanaman matahari adalah pada saat bunga mekar akan mengikuti pergerakan matahari dari timur ke barat proses tersebut dikenal dengan istilah heliotropisme, oleh sebab itu iklim tropis cocok untuk pertumbuhan bunga matahari karena intensitas cahaya yang cukup. Tanaman bunga matahari telah dimanfaatkan dan dibudidayakan oleh suku Indian dari Amerika Utara sejak ribuan tahun dan mulai tersebar ke berbagai belahan dunia.

Beberapa manfaat bunga matahari adalah bijinya bisa dipanen menjadi kuaci dan dimanfaatkan menjadi minyak, daunnya bisa digunakan sebagai pakan ternak, selain itu kelopak yang indah dan bervariasi bisa menjadi tanaman hias. Melihat beberapa keunggulan dari bunga matahari tersebut maka kesempatan membudidayakan bunga matahari adalah sebuah jaminan untuk petani yang mau membudidayakan bunga matahari. Bahkan pada pasar Indonesia, Indonesia rutin mengimpor bunga matahari dengan jumlah tidak sedikit berkisar 20.000 ton maka dapat dipastikan peluang pasar di Indonesia terbuka lebar.

Berikut ini beberapa cara menanam bunga matahari yang bisa Anda lakukan.

1. Syarat Tanam Bunga Matahari

Tanaman bunga matahari tumbuh subur dan optimal pada daerah pegunungan atau perbukitan dengan ketinggian sekitar 1000-1500 mdpl, dengan curah hujan 50-80 mm/bulan dengan kelembaban yang cukup dan suhu berkisar 10 derajat Celcius. Selain itu bunga matahari juga tumbuh baik pada daerah dengan karakter tanah yang sedikit asam hingga sedikit basah, dengan tingkat keasaman berkisar antara 6-7,5 pH

2. Pemilihan Bibit Bunga Matahari

Pemilihan bibit pada budidaya bunga matahari sangat berpengaruh, oleh karena itu pemilihan indukan untuk mendapat bibit sangat penting untuk dilakukan. Berikut beberapa kriteria memilih indukan yang memiliki kualitas unggul. Memiliki ketinggian batang berkisar antara 2-3 meter dan bertekstur basah, daun tanaman tunggal dan berbentuk hati, bunga yang dihasilkan memiliki ukuran relatif besar, 

Kemudian bunga matahari juga bisa dibedakan menurut varietasnya, dengan sekitar 60 varietas bunga matahari dengan berbagai warna dan tampilan menarik yang tersebar diseluruh dunia. Berikut beberapa varietas bunga matahari yang dibudidayakan oleh masyarakat:

- Giant Sun Gold
Sesuai dengan namanya, varietas ini memiliki ketinggian berkisar satu meter dengan diameter bunga yang besar sekitar 15 cm dengan kemampuan tumbuh dan hidup mencapai dua bulan.

- Big Smile
Jenis varietas ini hanya memiliki ketinggian sekitar 40 cm dengan dahan yang bercabang dengan ukuran bunga berkisar 10 cm, varietas ini cocok untuk ditanam dalam pot atau polybag.

- Earth Walker
Varietas ini memiliki keunikan dari segi warna bunganya yang berbeda, merah, kuning, dan coklat atau hitam, varietas ini dapat tumbuh dengan ketinggian berkisar 2,5-3 meter.

- Autumn Beauty
Varietas bunga matahari ini memiliki batang yang besar dengan ketinggian 1,5-2 meter, varietas ini juga memiliki bunga yang relatif besar berkisar 15 cm dan kelopak bungan yang dapat bertahan lama sekitar 75 hari.

- Sunbeam
Varietas ini mempunyai tanaman dengan ukuran sedang, dengan ketinggian tanaman berkisar 1,5 m dan diameter bunga sekitar 10-15 cm. Varietas ini memiliki daun yang panjang dan tidak simetris

- Teddy Bear
Varietas bunga matahari ini memiliki ukuran tanaman yang relatif kecil berkisar 1 m namun memiliki bunga yang cukup besar berkisar 17 cm dengan warna kuning yang cerah, varietas ini cocok ditanam pada media tanam atau lahan sempit.

- Fiesta del Sol
Varietas bunga matahari tersebut memiliki warna kelopak bunga merah cerah dan pekat dengan diameter sekitar 5-10 cm dan ketinggian tanaman dapat mencapai 80 cm.

- Early Russian
Varietas ini merupakan unggulan dan banyak ditanam di rusia dikarenakan ukurannya yang termasuk dalam varietas bunga matahari raksasa, dengan ketinggian tanaman mencapai 2-3 meter dan diameter kelopak bungan sekitar 30 cm.

Beberapa varietas tersebut tidak menjamin keberhasilan tanam yang anda lakukan, Teknik dan perawatan sangat berpengaruh untuk hasil budidaya yang optimal.


3. Penyemaian

Penyemaian dapat dilakukan dengan tray semai, polybag, atau botol plastik bekas dengan media tanam berupa tanah dengan campuran kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Semailah bibit yang telah dipilih dan tempatkan pada tempat yang teduh dengan suhu berkisar antara 18-33 derajat Celcius dan lakukan penyiraman secara rutin. Proses pembibitan juga dapat dilakukan didalam pot atau polybag dengan menggunakan media tanam tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 dan letakkan pada tempat yang sejuk dan penyirman yang cukup.

Penggunaan tissue juga bertujuan untuk merangsang pertumbuhan tunas dari biji bunga matahari dengan membasahi tissue secukupnya kemudian letakkan biji ditengah tissue dan biarkan sekitar 1-2 minggu hingga tunas muncul. Namun jika penanaman langsung dilakukan pada media tanam penyiraman secara rutin sangat perlu dilakukan hingga kecambah muncul berkisar antara 7-11 hari. Benih bunga matahari yang telah disemai dapat ditanam setelah dibiarkan 5 minggu sejak proses penyemaian.

4. Persiapan, Pengolahan Lahan dan Penanaman


Penanaman bunga matahari juga membutuhkan sinar matahari sekitar 6 – 8 jam/hari, maka lahan terbuka adalah salah satu pilihan tepat. Pemilihan lahan dengan intensitas cahaya ini sangat penting dilakukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman yang optimal dan memiliki nilai yang tinggi. Berikut persiapan dan pengolahan lahan untuk budidaya bunga matahari.

Penggemburan tanah dilakukan pada lahan dengan mencangkul atau membajak tanah sedalam 30 cm, penggemburan dilakukan sekaligus membersihkan lahan dari tanaman liar atau gulma. Pembuatan bedengan dilakukan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar bedengan 50 cm dengan panjang 10-15 m, namun panjang bedengan juga dapat menyesuaikan lahan yang digunakan. Lalu buatlah jarak tanam sekitar 50 cm untuk benih varietas besar dan 30 cm untuk varietas sedang.

Pemberian pupuk dasar juga dilakukan dengan campuran pupuk NPK 700 kg, urea 500 kg, KCL 400 kg dan SP 36 pada bedengan secara merata dosis tersebut untuk per hektar lahan, pemasangan mulsa plastik juga dapat dilakuakn agar menjaga kelembaban tanah dan unsur hara dalam tanah. Pemberian pupuk kandang yang telah matang diberikan sebanyak 0,5-1 kg per lubang tanam dan diamkan lahan selama 2 minggu. Pemberian kapur pertanian atau dolomit dilakukan apabila lahan memiliki tinggkat keasaman berlebih dengan dosis 1,5 ton per hektar lahan.

Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam dengn kedalama 3-5 cm dengan jarak tanam mennyesuaikan varietas yang digunakan kemudian tanam bibit dalam keadaan tegak agar tidak menyentuh mulsa. Setelah itu beri sedikit pupuk organik atau campuran AB mix dan furadan dengan dosis 250 ml per tanaman.

5. Pemeliharaan dan Perawatan

- Penyiraman
Penyiraman dilakukan dengan jarak 10 cm secara hati-hati dikarenakan tunas yang masih kecil masih rapuh dan mudah hanyut. Setelah berumur lebih dari satu minggu, penyiraman dilakukan setiap minggu selama 2-3 bulan jika saat musim kemarau tanaman bunga matahari dapat disiram setiap hari menyesuaikan kondisi lahan.

- Peremajaan dan Penyulaman
Penyulaman dilakuakn 10 hari setelah masa tanam, dilakukan dengan mencabut dan membuang bibit yang cacat atau memiliki kelainan dengan mengganti bibit yang baru. Peremajaan juga dilakukan dengan memotong tanaman yang mengganggu agar bunga matahari dapat tumbuh optimal.

- Penyiangan dan Perawatan
Penyiangan dilakukan agar kebutuhan nutrisi tanaman bunga matahari tetap tercukupi dengan mencabut gulma disekitar tanaman. Proses penyiangan dapat dilakukan sesuai kondisi tanaman dan lahan secara berkala baik secara manual maupun dengan proses kimiawi jika memang diperlukan.

- Pemupukan Susulan
Pemberian pupuk susulan dilakukan dengan memberikan pupuk NPK sebanyak 25-30 gr/tanaman ketika 1 -2 bulan dari masa tanam, pemupukan dapat dilakukan dengan teknok kocor. Pemberian pupuk cair organik juga dapat dilakukan saat mendekati umur 2 bulan secara rutin dan dengan dosis sesuai umur tanaman
.
- Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT)
Tanaman bunga matahari merupaka tanaman yang bebas serangga, namun ada juga organisme yang dapat menyerang tanaman seperti walang hijau, ganguan burung, siput, ulat daun dan ulat ngengat sementara itu penyekit yang menyerang tanaman bunga matahari adalah layu, virus tembakau, tepung embun, alternaria dan botrytis cinerea. Pemberian fungisida atau insektisida dapat dilakukan ketika serangan hama tidak dapat dikendalikan, namun jika hanya beberapa serangan dapat ditanggulangi dengan manual.

6. Panen dan Pasca Panen


Tanaman Bunga Matahari bertahan sekitar 45-60 hari sejak ditanam dan 90-105 hari sejak disemai tergantung juga varietas yang digunakan. Ciri-ciri yang dapat dilihat adalah biji mulai mengering, warna bagian belakang bunga menjadi coklat dan kepala bunga mulai terkulai. Pemanenan dapat dilakukan dengan memotong tangkai bunga pada saat pagi hari, jika pemanenan biji bunga matahari dilakukan dengan pengeringan dengan menutup bunga dengan kantong atau plastik agar terhindar dari burung.
 
Pemotongan pada batang bunga lalu gantung bunga terbalik beberapa minggu hingga mengering, Pengeringan dilakukan pada tempat yang berventilasi cukup sebagai tempat Anda menggantung bunga hasil panen tersebut. Setelah biji benar-benar kering, biji dapat dirontokkan dengan tangan lalu rendam biji dalam air garam semalaman setelah itu tiriskan dan panggang diatas loyang dengan over bersuhu 95-120 derajat Celcius sampai kecoklatan.

Sekian pembahasan tentang cara budidaya bunga matahari semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu kalian untuk budidaya bunga matahari dan jangan lupa share artikel ini agar semua orang dapat melihat informasi budidaya bunga matahari. Terima Kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menanam Bunga Matahari di Pot Dengan Mudah! Coba di Rumah"

Posting Komentar