HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

8 Tata Cara Menanam Bonsai Untuk Pemula

Bonsai pada dasarnya adalah sebuah teknik yang digunakan untuk membuat tanaman lebih menarik, sehingga akan membuat tanaman lebih banyak disukai oleh banyak orang. Bonsai ini, adalah salah satu tanaman yang tergolong relative mahal adalah bagian dari cara untuk menciptakan potensi bisnis dari tanaman hias itu sendiri. Oleh dari itu, maka, kita dapat menjelaskan penjelasan dibawah ini untuk mengetahui bagaimana cara melakukan teknik bonsai pada tanaman itu sendiri.

1). Pemilihan Bibit

Pada dasarnya, bibit yang akan digunakan untuk pembuatan bonsai atau bakal dari bonsai ini dapat langsung dilakukan dengan pemilihan tanaman yang akan digunakan sebagai bonsai. Sebagai contoh harus memiliki cabang, yang kemudian pada nantinya cabang tersebut wajib mendapatkan perlakuan khusus seperti dililitkawat, dipotong, dan di kreasikan sedemikian rupa agar menjadi tanaman bonsai.

Selain itu, teknik pembuatan bibit dari tanaman bonsai sendiri disemaikan dengan menggunakan penyemaian yang ada di alam terbuka, cangkok yang akan diperlukan keterampilan, okulasi, serta bongkahan dari tanaman yang bertunas dan terlihat dapat untuk bertahan hidup.

Baca Juga : 5 Khasiat Bunga Kamboja Untuk Kesehatan

2).  Semai Bakal Bonsai

Mendapatkan bibit bonsai dapat dilakukan dengan cara melakukan penyemaian yang dapat dilakukan sendiri. Meskipun dianggap tidak efisien, karena proses dari penyemaian akan memakan proses yang tergolong cukup lama.

3). Media Tanam

Karena bonsai ditanam pada pot yang kecil, maka dari itu media tanam yang digunakan untuk menanam bonsai sangat terbatas. Hal ini akan menyebabkan bonsai memiliki sedikit nutrisi yang akan didapatkan serta sensitive terhadap air yang digunakan untuk penyiraman. Oleh karena itu, media tanam yang digunakan akan dipilih sedemikian rupa agar nutrisi serta air dapat tersalurkan secara baik menuju bonsai. Media tanam yang dapat digunakan adalah:

Pasir: Dengan sifatnya yang dapat dengan mudah menghantarkan air, akan mencegah air diam terlalu lama di dalam pot yang digunakan. Selain itu juga memudahkan udara untuk masuk ke dalam media tanam.

Tanah: Biasanya yang digunakan adalah tanah gunung yang berwarna hitam atau berwarna cokelat tua dan biasanya tanah merah.

Humus: Biasanya yang digunakan adalah daun atau ranting yang telah mengalami proses pelapukan secara natural dalam interval waktu yang terbilang cukup lama.

Pupuk Organik: Biasanya yang digunakan adalah kotoran kambing yang telah matang, warnanya berupa cokelat tua atau hitam dan tidak mengeluarkan bau.

4). Teknik Penanam Bonsai

Terdapat tiga teknik menanam bonsai yaitu penyetekan, pencangkokan, serta pembuatan okulasi. Dalam pembuatan bibit tumbuhan bonsai itu sendiri bisa dilakukan dengan cara setek dan cangkok yang selanjutnya akan menciptakan tanaman baru yang tergolong dalam jangka waktu yang terbilang sebentar (1-2 bulan).

Pembuatan okulasi juga terbilang lama yaitu membutuhkan waktu sekitar 1 tahun. Stek yang digunakan untuk bonsai ini biasanya stek lunak, stek keras, dan stek daun.

Dalam proses pencangkokan, pilihlah dahan yang seukuran sebesar pensil atau ibu jari, selain itu kulitnya juga mudah dilepas.

Cara Menanam Bonsai dengan Teknik Cangkok :

Kuliti dahan dengan lebar sekitar 3-5cm.
Buang getah dengan cara mengeruknya dengan menggunakan lap kain yang kering.
Diamkan selama 3-4 hari.
Tutuplah luka dengan menggunakan mos yang sebelumnya telah dibasahi atau dengan menggunakan campuran dari tanah serta pupuk organic dengan perbandingan 1:1
Balurkan mos atau tanah dengan beberapa lembaran plastik selanjutnya ikatlah pada masing-masing dari ujung dari kain tersebut.
Kemudian lubangilah plastik tersebut dengan menggunakan jarum dengan tujuan agar terdapat pertukaran udara di dalam plastik

5). Cara Menanam Bonsai

Pertama kali, tanaman bonsai dipilih berdasarkan tanaman yang memiliki batang induk yang kuat dan kemudian akan dilakukan proses pemindahan menuju pot. Kemudian bentuklah tanaman dengan menggunakan kawat, sesuai dengan yang anda sukai. Secara teratur, periksalah ranting dan cabang yang tumbuh pada tanaman agar dapat dibentuk.

Cara memelihara bonsai buat pemula kemudian adalah pemilihan dari tanah itu sendiri, karena mulai dari media tanam itu sendiri bagaimana cara kita dapat menahan pertumbuhan dari batang, ranting, serta dahan. Pilihlah tanah yang memiliki kandungan humus yang sedikit serta jagalah agar kelembaban tanah tersebut tetap stabil, jangan biarkan air menggenang pada satu tempat.

Hal yang perlu diperhatikan dalam cara menanam bonsai :

Pilihlah wadah yang sesuai dengan bonsai yang akan ditanami.
Pengisian media tanam. Karena bonsai mengikuti keadaan tanah di dunia nyata, maka lapisan paling atas tidak melebihi 35cm dan bersifat memiliki banyak humus yang subur. Lapisan kedua adalah lapisan yang dapat menyalurkan air menuju bawah agar menjadi air tanah. Lapisan ketiga membentuk bebatuan dan lapisan empat adalah lapisan yang menyerap air.

Pengamanan isi pot. Pasir, batu kerikil serta tanah yang memiliki serangga akan sangat membahayakan tanaman bonsai. Oleh karena itu, diperlukan pembersihan isi pot agar terhindar dari bahaya terkena serangan serangga yang kemudian akan mengganggu proses pertumbuhan tanaman itu sendiri.

6). Teknik Pembentukan Bonsai

Proses pembentukan adalah membentuk kembali tanaman yang berada di alam bebas dengan mempertahankan struktur tumbuhannya, prosesnya adalah sebagai berikut:

Tahap pertama adalah membentuk kerangka dasar dari bakal bonsai. Tanaman bonsai yang sebelumnya telah diberikan perawatan akan menjadi siap untuk dilakukan proses pembentukan kerangka dasar. Tanaman yang sebelumnya telah mengalami proses pemindahan dan telah memasuki proses penyembuhan. Batang induknya sudah kuat dan tidak dapat dipindahkan lagi dan sudah mencapai ketinggian yang telah diharapkan.

Tahap kedua adalah membentuk dan mengatur arah. Membentuk dan mengatur arah dari bakal bonsai adalah proses yang terbilang cukup lama. Oleh karena itu diperlukan media bantuan seperti kawat yang akan mempertahan proses dari dahan yang akan dibentuk. Biasanya, kawat yang digunakan adalah kawat kuningan dengan diameter yang telah disesuaikan dengan ranting.

7). Pemeliharan tanaman bonsai

Setelah melakukan penanaman, siramlah bakal bonsai dan tanah dengan alat sprayer yang haluus. Air yang digunakan harus bersih, tidak berlumpur, dan tawar. Apabila air keluar dari lubang air, hentikan proses penyiraman. Letakkan bakal bonsai pada posisi dimana tidak terkena banyak angin, teduh serta gangguan dari luar lainnnya.

Jangan Lewatkan: Fakta Ilmiah Buah Pepino, Yang Masih Jarang Diketahui

8). Penyempurnaan Tanaman Bonsai

Karena pada dasarnya tidak semuanya dapat dijadikan bonsai, tanaman yang dapat dijadikan bonsai adalah tanaman beringin, jeruk, dan delima. Proses menyempurnakan bonsai adalah proses menyusun ranting dan daun agar telihat seimbang dan menarik. Proses ini dilakukan dengan cara memetik titik tumbuh serta pemangkasan pada bakal bonsai. Proses pemangkasan biasanya dilakukan dengan cara memangkas dahan atau ranting yang tumbuh sedekat mungkin dengan ujung agar lukanya tertutup dengan sehat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "8 Tata Cara Menanam Bonsai Untuk Pemula"

Posting Komentar