Selasa, 08 Agustus 2017

Inilah Beberapa Hama yang Biasa Menyerang Pada Bawang Putih



Hama dan penyakit yang bisa menimbulkan kerusakan di tanaman bawang putih ialah dari golongan serangga, nematoda (cacing), cendawan, bakteri, dan virus. Hama dan penyakit yang paling sering menyerang tanaman bawang putih ialah dari golongan serangga dan cendawan.Adapun jenis- jenis hama/penyakit, gejala-gejala spesifik yang ditimbulkannya, dan metode pemberantasannya ialah sebagai berikut.

1. Hama Ulat Grayak (Spodoptera Exigua Hbn.)
Ulat grayak adalah hama perusak daun dan umbi bawang putih. Daun tanaman bawang putih yang telah diserang oleh ulat grayak akan layu dan mongering kemudian mati. Pemberantasan ulat grayak bisa dilakukan semetode mekanis, yakni memangkas daun yang menjadi tempat telur dan berkembangnya ulat ini, kemudian membakarnya. Pemberantasan semetode kimiawi bisadilakukan dengan penyemprotan pestisida, misalnya Ekalux 25 EC, Lannate 25 WP, Baymsil 250 EC, Karphos 25 EC, Dicarzol 25 SP, Astabron 50 EC, dan lain-lain.
*Baca juga Cara Peroleh Paranet Murah Untuk Segala Usaha Anda

2. Ulat Daun (Spodoptera litura)
Ulat daun memakan semua jaringan daun bawang putih.Gejala yang tampak dan serangan ulat ini ialah luka di daun (bekas gigitan) berwarna putih sehingga kelihatan berbercak-bercak putih.Hama ulat ini melakukan serangan terhadap  tanaman bawang di saat malam hari, sedangkan di siang hari ulat ini bersembunyi di tempat-tempat yang lembap. Pemberantasan ulat daun bisadilakukan semetode mekanis, yakni memangkas daun yang telah terserang dan menjadi sarang telur, kemudian membakarnya. Pemberantasan semetode kimia bisadilakukan dengan menggunakan pestisida, misalnya Ekalux 25 EC, Atabron, Diazinon 60 EC, atau Hostathion 40 EC.

3. Tungau
Hama tungau merusak daun tanaman bawang putih dengan mengisap cairan daun dan merusak klorofil.Gejala yang tampak dari tanaman yang terinfeksi tungau ialah ditemukannya daun dari tanaman bawang putih berubah warna menjadi keabu-abuan. Infeksi yang terjadi di tanaman bawang putih yang masih muda menjadikan daunnya kelihatan merunduk terkulai.Pemberantasan tungau semetode kimia bisa dilakukan menggunakan pestisida seperti Roxion 4 EC, Kelthane, atau Meotrin 50 EC.

4. Lier (Thrips Tabaci)
Bagian tanaman bawang putih yang diserang oleh lier ialah daun. Gejala serangan hama lier ialah di daun tersisa bercak-bercak berwarna putih. Selanjutnya, bercak-bercak tersebut berubah warna menjadi abu-abu seperti perak, kemudian daun akan mengering. Hama jenis ini sering kali ditemukan di bagian ujung daun ataupun di kuncup-kuncup daun yang masih muda karena hama lier umumnya menyerang mulai dari ujung daun. Pemberantasan hama lier bisadilakukan semetode mekanis, yakni memotong daun yang diserang dan telah menjadi sarang telur serta nimfa, kemudian membakarnya. Pemberantasan semetode kimia bisadilakukan dengan menggunakan pestisida, misalnya Bayrusil 250 EC, Basudin 60 EC, Tamaron, atau Diazenon.

5. Cacing
Hama cacing yang menyerang tanaman bawang putih ialah nematoda akar (Ditylennchus dipsaci).Cacing ini melakukan serangan tepat pada pangkal titik tumbuh dan umbi dengan menyerap sari-sari makanan. Tanaman yang terserang akan kelihatan tumbuh kerdil, pangkal titik tumbuh membesar, ujung akar mengering dan membusuk, daun menggulung atau keriting, tanaman pucat, dan tumbuhnya merana. Serangan yang berat bisa menjadikan tanaman tidak bisa membentuk umbi. Pemberantasan cacing semetode kimia bisa dilakukan dengan menggunakan pestisida, misalnya Nemagon 5G, Furadan 3G, Temik, dan lain-lain.
*Lindungi tanaman Anda dari serangan hama dengan menggunakan INSECTNET. Info harga terupdate bisa Anda klik DISINI

6. Hama-Hama Lain
Hama-hama lain yang sering menyerang tanaman bawang putih ialah Agrotis Ipsilon yang menyerang pangkal batang, Belalang Hijau yang menyerang tulang daun, Pytobia Cepae menyerang daun, Semut Merah merusak akar dan Acrolepia Assectella menyerang daun. Pemberantasan hama-hama tersebut bisadilakukan semetode kimia dengan menggunakan pestisida, misalnya Furadan, Lannate, atau Thiodane.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar