Sabtu, 10 Juni 2017

Begini Cara Yang Benar Saat Budidaya Mint di Pot! Tertarik Mencoba?


Mungkin Anda cukup tahu apa itu tanaman/daun mint? Yup, tanaman penghasil aroma menthol ini umumnya terdapat pada permen serta obat batuk. Mint pula sering dipergunakan dalam bahan industri obat kumur. Sedangkan di lingkungan rumah, mint dapat dimanfaatkan guna memberikan perasa bagi makanan serta minuman.

1. Persiapan Penanaman
Dengan mengembangkan akar didalam air ini mempunyai sisi keuntungan sebab Anda bisa menengok pertumbuhan akar jadi akan lebih menyakinkan Anda kalau tanaman mint tersebut sukses tumbuh. Supaya akar tanaman mint tumbuh pesat, Anda bisa mencelupkan pangkal pangkasan tangkai di hormon penumbuh akar semisal madu sebelum akan ditanam pada media tanam.

*Baca juga Para-para Praktis dengan Paranet pada Tanaman Pare

2. Penyiapan Media Tanam
Untuk media tanam lebih baik disediakan sebelum Anda akan melakukan penanaman mint di dalam pot. Anda bisa memperoleh media tanam yang telah siap atau mencampurnya dengan bahan yang gampang dijumpai di sekeliling rumah Anda, seperti dengan mencampur adukkan tanah kebun, pasir serta pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 3:1:1.
Pot yang digunakan perlu dipastikan mempunyai lubang air pada sisi bagian bawah.
Letakkan pecahan genteng, kedalam pot sekitar 1-2 cm guna menahan media tanam supaya tak gampang terbawa air.
Lalu tambah dan masukkan media tanam kedalam pot yang telah siap.

Polybag Tanaman
3. Penanaman
Berikut adalah langkah menanam mint di pot yang sudah diisikan media tanam sebelumnya, caranya sebagai berikut :

- Bikin lubang pada tengah pot yang sudah diisi media tanam.
- Tanam 1 batang mint pada dalam lubang tersebut.
- Tutup kembali lubang memakai media tanam serta padatkan pada sekelilingnya, supaya tanaman mint bisa berdiri dengan tegak lurus.
- Taruhkan pot tanaman mint tersebut pada tempat yang memperoleh cahaya matahari yang stabil, namun jangan agak panas.
- Sirami tanaman seperlunya dan secukupnya.

4. Perawatan & Pemeliharaan
- Proses penyiraman dikerjakan ketika awal penanaman memakai air secukupnya.
- Penyiraman diteruskan kembali ketika daun tunas telah tumbuh yaitu menyiramnya 1 kali sehari secara rutin.
Jangan menyirami tanaman mint sering-sering, sebab tanaman ini gampang sekali untuk membusuk.
- Cabuti rerumputan liar yang terdapat didalam pot.
- Kerjakan pemangkasan yakni dengan memetik pucuk-pucuk daun mint dengan berkala supaya mint Anda tak tumbuh lumayan tinggi serta buang daun-daun yang telah tua.

*Info harga segala macam plastik pertanian bisa Anda klik DISINI

5. Pemanenan
Untuk langkah pemanenan sendiri, daun mint bisa dipanen sesudah memasuki umur 6 bulan. Cara memanennya bisa dikerjakan dengan memetik daun yang telah berusia 2 minggu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar