Rabu, 11 Januari 2017

Bagaimanakah Cara Agar Lumut Tidak Tumbuh di Kolam

Lumut itu suka banget tumbuh di kolam dan pertumbuhan tumbuhan halus itu tentunya sangat mengganggu. Larva dapat terjerat dan akhirnya mati. Demikian pula dengan benih yang berukuran lebih besar lagi. Meski benih lebih kuat untuk menghindarinya, namun jika lumutnya tebal tetap saja dapat terjerat dan akhirnya mati. Selain menggangu ikan, lumut juga sangat mengganggu pada saat panen, karena dapat bercampur dengan ikan dan menyulitkan dalam pembersihan, sehingga untuk memisahkan perlu waktu yang cukup lama.


Tumbuhnya lumut dapat disebabkan oleh kandungan nutrient dalam air. Namun tumbuhnya lumut lebih dominan disebabkan oleh intensitas sinar matahari yang sangat tinggi. Untuk membuktikan lebih jauh, coba saja bandingkan antara air yang ditampung di kamar mandi dan air yang ditampung di kolam ikan samping rumah. Jelas, air yang ditampung di kamar mandi tetap bening dan tidak tumbuh lumut, karena intensitas matahari sangat kecil. Sedangkan air dalam kolam ikan akan tumbuh lumut.

Ada banyak cara untuk mengurangi intesitas sinar matahari, salah satu diantaranya adalah dengan menaikan tinggi air kolam. Namun tinggi air saja tidak cukup, karena sinar matahari pasti tetap menembus hingga ke dasar kolam dan lumut terkadang tetap tumbuh. Untuk menghindarinya, maka air harus dibuat hijau. Dan agar hijau, maka air harus diberi pupuk, kemudian dibiarkan selama 5 – 7 hari. Pupuk yang paling baik bukan kotoran hewan, tapi pupuk higeinis, karena pupuk ini sangat bersih.
# Baca juga Cara Memasang Paranet.

Dengan cara lain Anda bisa memasang paranet untuk mengurangi intensitas sinar matahari yang masuk ke kolam. Paranet tersebut dipasang pada kerangka bambu. Luasan atau tingkat kerapatan tergantung dari keinginan. Yang pasti semakin tinggi prosentase paranet (semakin rapat), maka semakin kecil intensitas matahari dan lumut yang tumbuh. Tentu saja jumlah tersebut harus dicoba terlebih dulu, karena intensitas sinar matahari di setiap daerah tidak sama, ada daerah dengan intensitas lebih tinggi. Untuk peneduh kolam lebih baiknya menggunakan paranet dengan kerapatan 75%-85% yang terbuat dari bahan plastik warna hitam. Karena plastik warna hitam dapat menyerap cahaya, sehingga suhu air dalam kolam tetapi tinggi, apalagi dipasang dalam greenhouse. Dari gambaran ini adakah pemikiran kita untuk memelihara lele di air bening.
# Baca juga Kegunaan Paranet Untuk Budidaya Tanaman.


Namun, apa jadinya apabila air pada kolam ikan Anda keruh?
Tentu saja bukan kesan segar yang dihasilkan, melainkan kusam, jorok, dan tidak sehat. Merawat kolam ikan agar tidak keruh memang harus rutin dilakukan. Triknya sederhana. Coba saja ikuti panduan ini:
- Pasang filter untuk menyaring air kolam. Filter bisa diperoleh di toko-toko peralatan akuarium atau penjual ikan hias. Filter harus selalu dinyalakan, kecuali sewaktu dibersihkan, sehingga kadar oksigen dalam air cukup.
- Bersihkan kolam sebulan sekali dengan sikat dan pel. Namun jika air terkena kotoran dan jadi keruh, langsung saja bersihkan, tanpa harus menunggu waktu sebulan.
- Saat membersihkan kolam, jangan menyikat lumut sampai hilang semuanya. Keberadaan lumut sesungguhnya bisa menjadi makanan ikan.
- Dengan air yang tak keruh, kolam berhasil menciptakan kesan kesejukan pada taman dan rumah Anda. Untuk membuat suasana jadi lebih segar, Anda bisa menambahkan tanaman di sekitar kolam ikan. Hias area sekitar kolam   dengan tanaman perdu rendah yang ditanam dalam pot.

Bagaimana?? Tidak sulit kan cara merawat kolam ikan agar tidak tumbuh lumut berlebuih serta air tidak keruh? Jangan lupa lakukan secara berkala supaya kolam ikan Anda selalu tampak jernih dan segar, ya!
# Dapatkan info pertanian dan perkebunan terlengkap klik DISINI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar