Senin, 15 Februari 2016

Tips Memilih Paranet Yang Benar

Akhir-akhir ini tren penggunaan paranet dikalangan masyarakat sudah semakin banyak. Paranet yang dahulu hanya dikenal sebagai jaring peneduh, kini penggunaannya sudah semakin meluas. Dahulu paranet hanya digunakan dalam pembuatan green hous atau rumah kaca sederhana, kini paranet atau shading net juga sudah digunakan sebagai kakaban ikan pengganti kakaban dari ijuk, ada juga paranet yang digunakan sebagai peneduh halaman rumah, ada juga paranet yang digunakan sebagai penghalau serangan hewan-hewan pengganggu tanaman sayur mayur serta obat keluarga dan masih banyak penggunaan paranet yang lainnya.

Pada dasarnya paranet merupakan jaring peneduh yang berfungsi menghalau sinar matahari.
Bentuk paranet yang seperti jaring berasal dari anyaman bahan baku paranet. Bahan baku paranet juga bermacam-macam ada yang terbuat dari benang nylon atau senar, ada yang terbuat dari plastik polietilen, ada yang terbuat dari tambang ada juga yang terbuat dari kawat. Paranet yang terbuat dari anyaman benang nylon atau senar adalah paranet yang banyak  digunakan dibidang pertanian dan perikanan. Bentuk anyaman yang rapat dan rapi membuat paranet dari bahan nylon lebih diminati dibidang pertanian dan peternakan. Jenis paranet ini juga banyak tersedia di pasaran dengan ukuran yang beragam.

Ukuran paranet yang berbahan plastik biasanya dimulai dari ukuran 50%, 55%, 65%, 75% hingga 90%. Presentase persen ini menunjukan kerapatan jaring dan kemampuan paranet untuk menahan besarnya intensitas cahaya matahari yang akan mengenai tanaman. Semakin besar presentase persen paranet itu artinya jarak anyaman akan semakin rapat dan kemampuan paranet dalam menahan intensitas cahaya matahari akan semakin tinggi. Warna paranet padanya umumnya adalah hitam, karena warna hitam sangat efektif untuk menahan sinar matahari. Namun ada juga paranet yang tidak berwarna hitam yaitu paranet yang terbuat dari anyaman tambang yang biasanya berwarna putih.

Jenis paranet tipe ini jarang bahkan hampir tidak pernah digunakan di bidang pertanian. Biasanya paranet yang terbuat dari anyaman tambang digunakan untuk sarana outbound anak-anak, karena jarak anyamannya yang lebar.
Sekarang saya akan membagikan tips atau cara memilih paranet yang sesuai dengan kebutuhan anda. Berikut beberapa tips yang perlu anda pertimbangkan dalam memilih paranet:

1. Tips pertama tentuhkan kebutuhan
Kebutuhan disini dapat berupa komuditi yang akan anda pasang paranet. Bila anda ingin menggunakan paranet untuk membuat green hous bagi tanaman seperti bunga anggrek gunakanlah paranet dengan ukuran kerapatan 70% hingga 90%, karena bunga anggrek hanya memerlukan cahaya matahari sebesar 20% hingga 30% saja. Berbeda lagi dengan tanaman palawija anda dapat menggunakan paranet dengan ukuran kerapatan 55% sampai 75%. Sedangkan untuk paranet yang digunakan sebagai kakaban ikan anda dapat menggunakan paranet dengan ukuran kerapatan 70%. Pada intinya gunakanlah paranet yang sesuai dengan kebutuhan anda.

2. Tips yang kedua tentuhkan jenis paranet
Paranet yang terbuat dari berbagai jenis bahan seperti nylon atau senar, kawat dan tambang memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Misalnya saja anda ingin menggunakan paranet sebagai atap green hous sebaiknya anda menggunakan paranet berbahan dasar nylon atau senar karena paranet jenis ini sangat cocok untuk pembuatan green hous. Sedangkan bila anda ingin menggunakan paranet sebagai sarana bermain anak-anak atau outbound sebaiknya gunakan paranet yang terbuat dari anyaman tambang, karena paranet jenis ini memiliki jarak anyaman yang cukup lebar dan kekuatan yang lebih untuk menopang berat anak-anak.

Percayakan kebutuhan paranet Anda pada kami, tersedia paranet dengan kerapatan 65% dan 75%. Info harga paranet sms/call: 0852.3392.5564 - 08123.258.4950 - 0877.0282.1277.

3. Tips yang ketiga adalah sesuaikan denga budget
Selain menyesuaikan dengan kebutuhan anda juga harus mempertimbangkan harga paranet yang akan anda beli apakan sesuai dengan bajet yang telah anda sediakan atau tidak. Harga paranet  sangat bervariatif tergantung dari jenis bahan, ukuran serta merek paranet. Bila anda mengunakan paranet impor harganya tentu berbeda dengan harga paranet lokal. Biasanya paranet impor akan sedikit lebih mahal bila dibandingkan dengan paranet lokal. Karena paranet impor dapat bertahan hingga 5 sampai 10 tahun, sedangkan paranet lokan hanya dapat bertahan antara 3 sampai 5 tahun.

Oleh sebab itu segala sesuatu sesuaikanlah dengan kebutuhan dan bajet anda, agar tidak membebani keuangan anda dan juga anda tak perlu khawatir dengan kualitas produk lokal karena produk lokal pun mampu bersaing dengan produk-produk impor dari luar negeri. Dengan anda menggunakan produk lokal anda telah mendukung perkembangan dan kemajuan produk-produk lokal. Namun semua itu kembali lagi pada kebutuhan serta budget yang anda miliki.
Baca juga Berbagai Jenis Paranet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar