HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tips & Trik Cara Budidaya Ikan Cobia Sampai Panen

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Ikan Cobia sering ditemui di perairan tropis dan subtropis, seperti di Pasifik, Atlantik, serta sebelah barat daya Meksiko. Di Indonesia pun budidaya ikan cobia sudah banyak dilakukan sebagai ikan konsumsi. Untuk membudidayakan ikan cobia, ada beberapa syarat dan cara yang harus anda dilakukan. Berikut ini syarat dan cara budidaya ikan cobia.

Lokasi budidaya
Lokasi yang tepat untuk dijadikan tempat budidaya ialah perairan selat kecil atau teluk yang dapat terlindung dari ombak dan badai. Lokasi budidaya juga harus memiliki masa pergantian air yang baik, tidak tercemar, mudah mendapatkan sumber pakan, dan mudah terjangkau oleh manusia.

Wadah budidaya
Budidaya ikan cobia biasanya dilakukan pada rakit yang kerangkanya terbuat dari kayu keras, tahan terhadap air hujan, terik matahari, dan air. Kayu yang biasanya digunakan adalah kayu ulin atau kayu bayam berukuran 5 cm × 5 cm × 6 cm atau 5 cm ×10 cm × 6 cm yang dapat digunakan sebagai bahan rakit.

Pada rakit biasanya menggunakan drum plastik berukuran 200 liter dan sudah dilengkapi dengan jangkar agar drum tidak terapung kemana-mana.

Budidaya juga bisa dilakukan dalam keramba jaring apung berukuran 2 m × 2 m × 2 m. Luas keramba tersebut digunakan untuk membudidaya benih berukuran 25 gram. Keramba berukuran 3 m × 3 m × 3 m dipakai untuk ikan berbobot 1 kg.


Benih
Benih yang digunakan dapat berasal dari Balai Besar Riset Perikanan yang terdekat dari tempat tinggal Anda. Padat tebar pada keramba jaring untuk benih yang berukuran 25 gram sekitar 800 ekor. Setelah ikan tumbuh dan dipindahkan dalam keramba jaring untuk ikan berbobot 1 kg, padat tebar menjadi kurang dari 10 ekor/m3.

Pakan
Pakan yang diberikan ialah ikan rucah atau pakan buatan (pelet) dengan porsi yang menyesuaikan bobot ikan. Semakin besar bobot ikan, akan semakin sedikit dosis pakan serta frekuensi pemberian pakan.

Panen
Cobia sudah bisa dipanen saat berukuran 25—30 cm dengan masa pemeliharaan selama 80—100 hari. Sistem panen yang diakukan adalah total atau seluruh ikan dalam satu keramba dipanen sekaligus. Cara panen ikan cobia sama dengan panen ikan yang dibudidayakan di keramba jaring apung.


Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips & Trik Cara Budidaya Ikan Cobia Sampai Panen"

Posting Komentar