HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Panduan Lengkap Cara Budidaya Akar Wangi

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Akar wangi ialah salah satu dari jenis tanaman liar yang sengaja buat ditanam diberapa daerah di negara yang beriklim tropis dan sub tropis. Tanaman Akar wangi ini termasuk kedalam keluarga famili graminae, berumpun lebat, serta akarnya tinggal bercabang banyak dan warna kuning pucat atau abu - abu sampai merah tua. Rumpun dari tanaman Akar wangi ini terdiri dari beberapa anak rumpun yang dapat dijadikan untuk bibit. Dari akar tinggal yang sangat halus itulah bisa tumbuh tangkai daun yang panjangnya hingga 1,5 hingga 2 meter. 

Baca Juga : 
Daun Akar wangi ini sedikit kaku, berwarna hijau sampai kelabu dengan mempunyai panjang mencapai 75 hingga 100 cm dan tidak mengandung minyak. Tanaman Akar wangi ini berbunga warna hijau ataupun ungu dan berada dipucuk tangkai daun. Akar wangi dikenal dibanyak daerah seperti di Sumatera, Gayo sama namanya useur, di Batak dinamakan hapias, di Minangkabau namanya urekusa, sedangkan buat didaerah sunda dinamakan janur, narwastu, atau usar. Di Maluku dikenal sama nama babuwamendi di Halmahera, Ternate menyebutnya tanaman garamkusu batawi, serta Tidore menamakan tanaman ini yaitu barama kusu batai. Berikut ini cara budidaya akar wangi supaya panen melimpah.

1. Persyaratan Tumbuh

Faktor yang menentukan kualitas dari minyak akar wangi ini ialah keadaan tanah serta iklim. Dimana buat keadaan tanah, akar wangi ini cocok tumbuh di tanah yang berpasir atau tanah abu vulkanik yang terdapat dilereng - lereng bukit. Dapat juga akar wangi tumbuh ditanah liat yang mengandung banyak air, tetapi minyak yang terkandung kurang bagus serta tidak maksimal. akar wangi ini membutuhkan keasaman tanah (pH) 6 hingga 7 derajat. Sedangkan buat iklim, akar wangi ini tumbuh dengan cukup baik 600 hingga 1.500 mpdl dengan curah hujan yang cukup sekitar 140 hari per tahunnya, serta suhu 17 hingga 27 derajat celsius serta juga akar wangi senang dengan mengenai sinar matahari dengan langsung.

2. Penyiapan Lahan serta Penanaman

Lahan yang akan dipakai untuk pertanaman akar wangi ini harus bersih dari gulma. Serta setelah itu dibuat lubang tanam 20x20x20 cm. Jarak antar tanaman tergantung kesuburan dan kemiringan dari tanah. 2 minggu sebelum melakukan penanaman, lubang diisi sama pupuk kandang / kompos 2 kg/lubangnya dengan kedalaman tanam tidak lebih dari 4 cm, sebab akan bisa mengurangi persentase tumbuh tanaman.

3. Pemeliharaan ataupun Penyulaman

Penyulaman dilakukan sesudah 2 minggu tanam. Tanaman yang tidak tumbuh dapat terlihat diumur 1 sampai 2 minggu ketika sesudah tanam, apalagi bila ditanam berupa bibit sobekan  yang berasal dari bonggol yang ditanam dengan langsung maupun anakan tanpa akar.

4. Penyiraman

Di musim kemarau khususnya, penyiraman dibutuhkan setiap hari dalam kurun waktu 2 minggu, sampai akar-akar baru tumbuh dan menempel di tanah.

5. Pemupukan

Pemupukan dilakukan bila akar wangi ditumpangsarikan sama sayuran.


6. Pemangkasan

Seperti tahapan pemupukan, akan dilakukan bila akar wangi ditumpangsarikan sama tanaman sayuran.

7. Pengendalian Hama serta Penyakit Tanaman

Hama dan penyakit di akar wangi ini tidak terlalu menjadi masalah yang penting, sebab itu pengendalian umumnya jarang dilakukan.

8. Penanganan Pasca Panen

Waktu pemanenan datang itu tergantung terhadap musim. Bila area yang akan ditanami kembali sama, maka pemanenan dilakukan harus di musim hujan agar dapat tumbuh secara baik.

9. Pemotongan Bonggol

Bonggol dapat dipotong dengan memakai alat pemotong secara manual seperti golok ataupun bisa juga memakai mesin pemotong / perajang.

10. Pencucian Akar

Akar yang tanpa bonggol dicuci di air mengalir sama dikibaskan sampai semua tanah yang menempel terlepas pada akar. Keringkan akar wangi sampai benar - benar siap buat dijemur.

11. Penjemuran Akar

Penjemuran dilakukan dari jam 9 pagi sampai jam 2 sore dan dibolak balik sebanyak 2 hingga 3 kali selama sekitar 2 hari diatas lantai penjemur yang dikasih alas tikar maupun bambu anyam ketebalan 20-20 cm.

12. Penyimpanan

Bila akar wangi tak disuling, akar wangi dikemas kedalam karung plastik dan ditutup secara rapat, kemudian disimpan dengan cara menumpuk didalam gudang yang tak tembus cahaya, nggak lembab, dan suhu 20 sampai 30 derajat celsisu serta letakkan jauh dari ketel suling agar mengurangi penguapan minyak selama masa penyimpanan.

13. Perajangan Akar

Tujuan dari perajangan akar adalah buat mengurangi sifat kamba akar, mempermudah dalam keluarnya minyak dari akar melewati tahapan hidrodifusi. Merajang dapat dilakukan dengan memakai golok maupun mesin khusus perajang akar dengan panjang 10 sampai 15 cm. akar wangi yang sudah dirajang, harus dimasukkan ke dalam ketel suling supaya terhindar pada penguapan minyak dari bagian akar yang sudah dipotong.

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Panduan Lengkap Cara Budidaya Akar Wangi"

Posting Komentar