HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Nggak Cuma Manusia, Bibit Ternyata Juga Harus Punya Sertifikasi

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Sertifikasi benih serta bibit ialah dokumen yang menyatakan kebenaran mutu dari benih ataupun bibit. Pemakaian sertifikasi benih/bibit wajib dipakai sama para pelaku usaha yang hendak bekerja sama dengan pemerintah yang pada umumnya buat memenuhi beberapa proyek pembibitan.

Baca Juga : 
Sistem sertifikasi pembibitan akan menampilkan beberapa informasi penting terkait bibit yang akan dipakai, seperti sumber benih, kualitas fisik serta fisiologis benih, dan sertifikasi bibit. Seluruh aspek tersebut harus tersertifikasi secara baik buat dinyatakan lolos menjadi benih yang baik.

Sertifikasi sumber benih ialah dokumen yang menyatakan kebenaran jenis, lokasi, serta kelas sumber benih dari benih yang diperdagangkan. Sumber benih ialah beberapa pohon yang terpilih pada suatu hamparan lahan. Bila merujuk pada Peraturan Menteri Kehutanan No. P.I/Menhut-II/2009, sumber benih ialah suatu tegakan di dalam kawasan hutan serta di luar kawasan hutan yang dikelola guna memproduksi benih berkualitas.

Sumber benih yang dipakai pada program sertifikasi benih ada 7 kelas. Kelas tersebut dibagi berdasarkan kualitas genetik sumber benih. Semakin tinggi kelas benih, akan semakin baik kualitas benih yang akan dihasilkan. Berikut penjelasan sederhana mengenai kelas sumber benih dari yang terendah sampai tertinggi.

  1. Tegakan benih teridentifikasi (TBT) ialah sumber benih yang kualitas tegakannya seperti tegakan rata-rata.
  2. Tegakan benih terseleksi (TBS) ialah sumber benih yang berasal dari TBT tetapi mempunyai kualitas yang lebih baik dari tegakan rata-rata.
  3. Areal produksi benih (APB) ialah tegakan yang dibangun khusus buat dipakai untuk sumber benih.
  4. Tegakan benih provenan (TBP) ialah sumber benih yang dibangun dari benih yang provenannya sudah teruji.
  5. Kebun benih semai (KBS) ialah sumber benih yang dibangun dari biji berasal dari pohon-pohon plus pada tegakan yang diberi perlakuan penjarangan.
  6. Kebun benih klon (KBK) ialah sumber benih yang dibangun dari hasil perbanyakan vegetatif.
  7. Kebun benih pangkas (KBP) ialah sumber benih yang dibangun dari bahan vegetatif yang berasal dari klon unggul buat produksi materi vegetatif.
Program sertifikasi benih/bibit bisa diajukan melalui Dinas Kehutanan ataupun bisa langsung mengajukan ke Lembaga Sertifikasi Benih. Benih serta bibit hanya dapat disertifikasi bila berasal dari sumber benih yang telah tersertifikasi juga. Bila benih yang berasal dari sumber yang tidak tersertifikasi akan diuji sama lembaga penguji benih, hanya memperoleh Surat Keterangan Hasil Pengujian.

Jadi, apakah sertifikasi benih/bibit penting buat dilakukan? Jawabannya ialah bergantung pada prospek bisnis Anda. Bila Anda ingin memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah, Anda harus melakukan sertifikasi bibit

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nggak Cuma Manusia, Bibit Ternyata Juga Harus Punya Sertifikasi"

Posting Komentar