HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Ternyata Penyakit Burung Ada Berbagai Macam Loh!, Berikut Ulasannya

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Penyakit bisa menyerang burung puyuh kapan saja, terutama ketika waktu sanitasi lingkungan buruk. Oleh sebab itu, sebaiknya menjaga supaya burung puyuh tidak terserang penyakit. Karena, mengobati akan lebih rumit dilakukan daripada dengan mencegah. Bila telah terkena penyakit, sebaiknya kenali penyakit burung puyuh. Simak ulasan berikut.

Baca Juga : 
Newscastle disease (ND) ataupun tetelo

Penyakit ini lebih dikenal sama tetelo serta umumnya menyerang burung ketika musim pancaroba. Penyakit ini bisa mengakibatkan kematian andaikan tidak dicegah sejak awal. Buat mencegah penyakit ini, burung puyuh yang berumur 4 sampai 7 hari akan divaksin dari dosis yang diberikan buat ayam serta melakukan sanitasi lingkungan kandang yang baik.

Penyakit ini diakibatkan oleh virus Paramyxovirus. Penularannya bisa terjadi lewat kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi ataupun bangkai puyuh yang terinfeksi. Selain itu, bisa ditularkan dari virus yang mencemari litter serta perlengkapan kandang lainnya.

Ciri burung yang terkena virus ini ialah bersin-bersin, batuk, sesak napas, mengeluarkan suara ngorok, kaki lumpuh, sayap terkulai, jalan mundur, diare berwarna hijau, produksi telur menurun dan kualitas telur memburuk.


Pullorum ataupun berak putih

Penyebab penyakit ini ialah Salmonella pullorum. Penyakit ini  menular melewati pakan serta minun, dan kebersihan peralatan kandang yang tidak dijaga secara baik. Burung puyuh yang terkena penyakit ini mempunyai gejala-gejala seperti nafsu makan hilang, sesak napas, bulu-bulu mengerut, sayap lemah menggantung, radang sendi, diare putih serta kotoran kering tampak mengotori kloaka burung serta pertumbuhan lamban, dan produksi telur berkurang.

Buat mencegah penyakit ini, bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang serta peralatan kandang. Saat telah terinfeksi, bisa diberikan antibiotik serta vitamin buat meningkatkan daya tahan tubuh.

Koksidiosis (berak darah)

Penyakit ini diakibatkan oleh parasit protozoa, Eimeria sp. Penularannya bisa melalui peralatan kandang yang sudah terkontaminasi. Gejala yang bisa ditimbulkan ialah diare berdarah, nafsu makan kurang, sayap terkulai, warna bulu tampak kusam, serta anemia yang terlihat dari warna pial yang pucat.

Pencegahan bisa dilakukan dengan cara menjaga kebersihan kandang serta peralatan yang dipakai. Selain itu, buat melakukan pencegahan dilakukan dengan memisahkan puyuh yang telah terinfeksi.

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata Penyakit Burung Ada Berbagai Macam Loh!, Berikut Ulasannya"

Posting Komentar