HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Inilah 8 Fintech Yang Ada di Bidang Pertanian

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Perkembangan zaman serta kemajuan teknologi yang semakin maju menawarkan banyak kemudahan pada setiap aspek kehidupan. Dulu dibutuhkan banyak orang buat menyelesaikan pekerjaan yang berat. Sekarang ini banyak pekerjaan yang bisa digantikan sama mesin sebab dinilai lebih efisien. Terbukti dengan industri yang tumbuh nan berkembang. Tak hanya di bidang industri, kemajuan teknologi kini juga memberikan kemudahan pada bidang ekonomi. Fintech ataupun financial technology ialah salah satu inovasi digital pada bidang ekonomi. Inovasi tersebut bisa dimanfaatkan buat berbagai bidang, termasuk pertanian.

Baca Juga : 
Sebelum kegiatan pertanian dibutuhkan modal buat bisa melaksanakan produksi. Untuk petani, terutama yang mempunyai luas lahan kecil akses buat mendapatkan modal masih sulit. Pengajuan pinjaman modal ke lembaga perbankan perlu melewati administrasi serta membutuhkan jaminan. Rumitnya birokrasi seringkali membuat petani enggan buat mencari pinjaman dari bank. Tidak jarang petani lalu mencari modal pada pihak lain, walaupun bunga yang diberikan tinggi. Dibutuhkan sebuah solusi berupa alternatif pinjaman modal yang mudah serta menguntungkan untuk petani. Di Indonesia telah ada beberapa startup pada bidang fintech yang bisa dimanfaatkan buat memberikan modal. Masing-masing mempunyai penawaran dengan model yang berbeda-beda seperti crowdfunding, crowdsharing, investasi, crowdseaching serta lain sebagainya.

iGrow

iGrow ialah sebuah platform buat membantu petani lokal karya Andreas Sanjaya, Muhaimin Iqbal serta Jim Oklahoma. Berdiri pada tahun 2014, sekarang ini iGrow sudah membantu 2200 lebih petani di 1197 hektar lebih lahan. iGrow memberikan fasilitas kepada petani buat dapat memperoleh modal. Modal yang diberikan didapatkan dari orang yang melakukan investasi kepada iGrow. Petani yang ingin menjadi mitra perlu mengisi formulir terlebih dulu. Data yang dicantumkan memuat detail lahan dan luasannya, komoditas serta keahlian yang dipunyai sama petani. Fasilitas keuangan yang ditawarkan sama iGrow ini aman serta telah terdaftar dan diawasi sama OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Selain modal, iGrow juga dilengkap sama fitur-fitur lain yang bermanfaat buat menambah wawasan pertanian.

Jual Paranet High Quality

Eragano

Berawal dari kepedulian pada petani, Eragano hadir membawa optimisme pertanian yang lebih baik. Berdiri pada tahun 2015, Eragano membangun pertanian dengan sistem pemderdayaan. Fasilitas yang ditawarkan sama Eragano yakni pendanaan, budidaya serta penjualan panen melalui teknologi. Dari segi pendanaan, Eragano membantu petani supaya terhubung sama fasilitas pinjaman mikro. Petani yang ingin mendapatkan pinjaman perlu mengisi formulir yang nantinya bakal diproses sama tim Eragano. Bila telah sesuai sama ketentuan, maka petani berhak mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah. Selama proses pengembalian pinjaman juga bersifat transparan serta terpantau sama teknologi yang sudah Eragano buat. Karya Stephanie Jesselyn serta Aris Hendrawan ini sudah membantu 1000 lebih petani di daerah Sumatera, Jawa, Sulawesi, NTB serta NTT dengan total luas lahan lebi dari 1000 hektar. Tidak hanya membantu petani, Eragano juga ikut berperan pada mensukseskan 4 poin SDGs (Sustainable Development Goals), yakni No Proverty, Gender Equality, Decent Work and Economic Growth serta Responsible onsumption and Production.

Crowde

Berdiri pada tahun 2015, Crowde hadir sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat. Crowd-lending dipilih sama Yohanes Sugihtononugroho serta Muhammad Risyad Ganis sebagai metode dari Crowde. Pada dasarnya Crowde akan memberikan pinjaman yang didapatkan dari investor. Salah satu keunggulan dari Crowde in ialah nominal investasi yang rendah, sehingga siapa pun bisa berinvestasi. Investasi bisa dilakukan melalui proyek-proyek yang ditawarkan. Tak hanya di bidang pertanian, namun juga perikanan. Dana yang terhimpun akan disalurkan kepada petani. Petani yang sudah mendapatkan dana akan mulai bekerja sesuai sama proyek yang sudah ditentukan. Keuntungan yang didapatkan dari panen akan melalui skema buat hasil antara petani serta pemberi modal. Selain fasilitas permodalan, Crowde juga memberikan fasilitas pemasaran. Keamanan dari aplikasi ini telah terdaftar serta juga diawasi sama OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Iwak.me

Iwak.me ialah startup yang bergerak pada bidang budidaya ikan tawar. Didirikan sama 5 mahasiswa Universitas Gadjah Mada pada tahun 2015. Metode awal yang dipakai ialah sharing economy. Sistem permodalan dari iwak.me sangat mudah. Modal didapatkan dari investor yang masuk. Lalu diberikan kepada petani serta selama pengerjaannya akan didampingi sama tenaga ahli.

Growpal

Sama dengan iwak.me, growpal juga bergerak di bidang perikanan. Growpal mempertemukan para pemilik modal sama petani ikan. Keuntungan untuk keduanya akan diberikan dengan bagi hasil pada keuntungan bersih. Berkat platform yang didirikan sama Paundra Noorbaskoro serta Ahmad Rizqy Akbar ini komoditas ikan kerapu serta udang dapat ekspor ke luar negeri. Selain itu Growpal juga telah terdaftar serta diawasi sama OJK (Otoritas Jasa Keuangan).


Ternaknesia

Ternaknesia ialah platform peternakan digital yang berdiri tahun 2015. Platform ini menghubungkan perternak sama masyarakat dalam aspek permodalan, pemasaran serta manajemen. Jangkauan Ternaknesia sekarang ini yakni mencakup wilayah Jawa, sebagian Sumatra serta Nusa Tenggara. Metode yang dipakai yakni bagi hasil dari keuntungan bersih buat pemberi modal serta peternak.

Bantu Ternak

Bantu Ternak berdiri tahu 2016. Sama dengan Tenaknesia, Bantu Ternak juga bergerak pada bidang peternakan. Sistem yang dipakai juga sama. Petani yang ingin mendapatkan bantuan modal bisa mengisi formulir yang sudah disediakan sama Bantu Ternak. Data yang dimasukkan akan diversifikasi serta survei lapangan sama tim. Tak hanya bantuan modal, peternak juga dapat memperoleh pendampingan pada Bantu Ternak.

Zare.id

Zare.id berdiri pada tahun 2017. Walaupun belum sebesar iGrow, Eragano serta Crowde, platform ini mempunyai keunggulannya tersendiri. Metode yang dipakai ialah crowdsharing pertanian organik. Zare.id mempunyai beberapa paket donasi yang dapat dipilih sama changer (sebutan bagi invetor). Masing-masing paket donasi mempunyai fasilitas yang berbeda-beda. Paket donasi tersebut nantinya menjadi modal yang akan diberikan kepada petani. Modal yang diberikan bisa berupa uang ataupun peralatan pertanian. Selain berinvestasi, changer juga dapat terlibat pada kegiatan pertanian yang dilakukan.

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah 8 Fintech Yang Ada di Bidang Pertanian"

Posting Komentar