HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tips & Trick Cara Merawat Anak Entok Baru Menetas Supaya Tidak Mati

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Keberhasilan terhadap budidaya entok cukup ditentukan di masa awal pemeliharaan bibitnya, yakni pada usia bibit entok mulai dari 0 hari hingga 14 atau 20 hari. Istilah buat bibit entok fase pertama disebut sama DOD Entok. Pada fase pertama pemeliharaan anak entok yang baru menetas cukup riskan sebab tingkat kematian yang cukup tinggi pada DOD entok. Buat itu, perlu diperhatikan beberapa trik serta cara merawat anak entok baru menetas supaya tidak mati serta mencapai hasil maksimal.

Baca Juga : 
Di Indonesia, entok banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan yang diternakkan buat dimanfaatkan dagingnya. Ada peternak yang memelihara entok mulai dari usia 0 hari, tetapi ada juga peternak yang hanya membesarkan saja. Pastinya perawatan yang dilakukan juga akan berbeda. Perawatan pada entok yang baru menetas lebih riskan mengalami kematian, buat itu peternak perlu mengetahui cara merawat entok yang baru menetas, seperti dijabarkan pada artikel dibawah ini.

Penyebab Kematian DOD Entok

Ada beberapa penyebab tingginya angka kematian DOD entok, berikut diantaranya:
  • Kekebalan tubuh dod ataupun anak entog yang belum terbentuk dengan sempurna, sehingga DOD entok mudah terserang penyakit.
  • DOD yang dipisahkan sama induknya tidak memperoleh suhu yang pas buat menghangatkan tubuhnya, sehingga anak entok yang baru menetas kedinginan serta mengakibatkan kematian.
  • Buat menghangatkan tubuhnya, umumnya DOD entok akan berkumpul serta saling bertumpukkan sehingga menyebabkan DOD yang lemah mati akibat terinjak sama DOD lain.
  • Ukuran kandang yang tak sesuai dengan kapasitas jumlah DOD yang dibudidayakan.
  • Kurang pengetahuan peternak dalam penanganan DOD entok sehingga terkesan asal-asalan.
Cara Merawat Anak Entok Baru Menetas

Langkah awal perawatan anak entok yang baru menetas sangatlah penting sebab umumnya bila satu dod entog bila telah terserang penyakit maka kemungkinan menyebarnya ke dod entog yang lain cukuplah cepat, inilah yang perlu kita waspadai. Buat itu lakukan perawatan yang tepat buat mengatasi serta mencegah kematian terhadap anak entok yang baru menetas.

1. Pemberian Pakan yang Tepat
Pakan ialah salah satu sumber energi yang akan membuat DOD Entok bertumbuh. Sebab itu berikan pakan entok yang sesuai sama usianya. Saat masa awal DOD entok berikan pakan halus sebab kondisi fisik serta usus yang masih lemah serta berbeda dengan usus entok dewasa. Berikan pakan yang mudah dicerna serta mempunyai kandungan yang mampu buat mendukung kesehatan anak entok.


2. Pemberian Kandang yang Layak

Pada fase pertama sebaiknya bikin kandang dengan sistem brooding khusus untuk induk buatan serta memudahkan pengawan peternak. Bikin kandang dengan ukuran yang lebih besar dari kapasitas DOD entok buat membikin anak entok bernafas lega serta mencegah anak entok saling bertumpuk sampai mengakibatkan kematian.

3. Pemberian Lampu

Berikan lampu di setiap kandang anak entok yang bertujuan buat memberikan kehangatan. Anak entok yang baru menetas masih masih dalam kondisi yang sensitif, sehingga butuh penghangatan agar tubuhnya tidak kedinginan yang lama setelah itu dapat membuatnya mati.

4. Pemberian Nutrisi

Pemberian nutrisi pada anak entok yang baru lahir dapat dilakukan dengan memberikan vitamin melewati minuman. Dengan cara mencampurkan vitamin di air minum. Pada sistem peternakan organik dengan memberikan ramuan jamu serta probiotik untuk salah satu cara memacu pertumbuhan ternak mereka.

5. Pemberian Vaksinasi

Pada fase awal pertumbuhan anak entok juga harus memperoleh vaksinasi. Walaupun tidak disarankan, vaksinasi anak entok yang baru lahir bertujuan buat mendukung daya tahannya agar tidak mudah diserang penyakit serta virus-virus mematikan. Vaksinasi pada entok yang baru lahir dapat diberikan dengan cara vaksin tetes, di mata ataupun hidung.

6. Penjemuran Anak Entok

Pada fase pertama pemeliharaan, anda harus melakukan penjemuran terhadap anak entok buat memperoleh asupan vitamin D secara alami pada sinar matahari. Waktu terbaik buat penjemuran anak entok yakni pukul delapan sampai sembilan pagi, jemur selama kurang lebih 20 menit saja. Sebab bila terlalu lama akan membuat anak entok menjadi lemas serta dehidrasi.

7. Sering Dekatkan dengan Sang Induk

Anak entok memang membutuhkan induknya, maka jangan biarkan induk berlama-lama sendiri diluar tanpa anaknya. Anda dapat memasukkan indukan entok pada kandang buat beberapa Ketika menemani anak-anaknya. Lakukan cara ini beberapa kali sampai anak entok tumbuh dewasa serta dapat hidup mandiri tanpa induknya.

Itulah beberapa tips Cara Merawat Anak Entok Baru Menetas Supaya Tidak Mati. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips & Trick Cara Merawat Anak Entok Baru Menetas Supaya Tidak Mati"

Posting Komentar