HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Mengkonsumsi Jamur

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Jamur telah dikonsumsi sejak lama, baik sebagai makanan ataupun buat bahan pembuatan obat tertentu, sebab tumbuhan ini memang kaya akan nutrisi. Tetapi, mengonsumsi jamur tidak selalu baik buat tubuh, sebab ada beberapa jamur yang bersifat racun. Buat mengenal lebih jauh mengenai manfaat jamur untuk kesehatan, dan juga potensi risikonya, simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga : 
Kandungan nutrisi di dalam jamur

Jamur ialah tumbuhan yang dapat hidup di alam liar serta juga dibudidayakan. Tumbuhan ini kerap didambakan untuk makanan diet serta mudah diolah, baik itu untuk makanan segar ataupun makanan kaleng. Jamur yang paling kerap dikonsumsi ialah jamur putih, ataupun jamur shitake.

Jamur memang rendah kalori tetapi kaya akan protein, serat, nan vitamin, dan mineral. Selain itu, jamur juga mengandung antioksidan, selenium serta polisakarida dan vitamin D2 (ergokalsiferol).

Manfaat jamur untuk kesehatan

1. Jamur bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh

Dalam pengobatan tradisional cina, jamur shitake dipakai buat membuat obat flu. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa ekstrak jamur shitake bisa melawan virus serta meningkatkan daya tahan tubuh pada infeksi sebab bakteri ataupun jamur.

Lalu, jamur shitake serta jamur oyster mengandung beta-glukan, salah satu polisakarida yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dalam sebuah studi, 52 orang yang mengonsumsi satu ataupun dua jamur kering pada satu bulan, fungsi kekebalan tubuhnya meningkat, serta risiko terjadinya peradangan menjadi berkurang.

2. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Jamur kaya akan antioksidan yang membersihkan tubuh terhadap radikal bebas. Radikal bebas yang berada di dalam tubuh berpotensi mengakibatkan penyakit kanker. Beta-glukan di jamur juga dipakai untuk salah satu perawatan kemoterapi ataupun terapi radiasi.

Meskipun tidak membunuh sel kanker, beta-glukan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, beta-glukan juga mengatasi efek samping mual karena kemoterapi ataupun terapi radiasi.

Lalu, lima studi yang menganalisis 650 pasien kanker lambung yang memakai lentinan (salah satu kandungan pada jamur) ketika kemoterapi menemukan bahwa lentinan meningkatkan kesehatan mereka. Vitamin D di jamur juga terbukti mencegah pertumbuhan sel kanker serta folat di jamur juga berperan penting dalam sintesis serta perbaikan DNA, sehingga mencegah terbentuknya sel kanker dari mutasi DNA.

Sayangnya, manfaat dari jamur ini mungkin tidak berefek pada semua pasien kanker.

3. Menurunkan kolesterol tinggi

Kandungan beta-gukan, eritadenine, serta chitosan pada jamur juga membantu menurunkan kolesterol. Sebuah studi dilakukan terhadap orang obesitas yang melakukan diet dengan jamur. Hasilnya membutikan bahwa mengganti daging dengan jamur selama 3 kali seminggu,bisa meningkatkan HDL (kolesterol baik) sebanyak 8%, mengurangi trigliserida sebanyak 15 persen, serta menurunkan berat badan sebesar 3,6 persen.

4. Sehat bagi jantung

Serat, kalium, serta vitamin C di jamur berkontribusi menjaga tekanan darah serta kolesterol sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler nan hipertensi.


Risiko dan bahaya yang mungkin terjadi sebab makan jamur

Tidak semua jamur aman buat dikonsumsi. Terdapat beberapa jenis jamur yang mengandung racun serta bisa membahayakan tubuh. Beberapa kemungkinan efek buruk jamur tersebut jika dikonsumsi ialah sebagai berikut.

1. Keracunan

Keracunan dapat terjadi saat mengonsumsi jamur yang terkontaminasi Camplylobacter jejuni, yakni bakteri yang dapat muncul di jamur. Al Wagner serta Texas Agricultural and Mechanical College, keracunan ini menngakibatkan mual, diare, ataupun kram perut.

Mengonsumsi jamur liar seperti jamur amanitas serta jamur cokelat bisa mengakibatkan kematian. Sebuah studi juga menemukan bahwa beberapa jamur liar mengandung logam berat serta bahan kimia berbahaya.

2. Meningkatkan risiko berbagai penyakit

Beta-glukan yang berada di jamur memang bisa mencegah berbagai penyakit. Tetapi, kelebihan beta-glukan dalam tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit lupus, asma, rematik, serta multiple sclerosis. Tetapi sampai kini, penelitian belum menyimpulkan seberapa banyak kandungan beta-glukan bisa mengakibatkan penyakit-penyakit tersebut.

Jamur yang tumbuh di area industri, kemungkinan besar mengandung arsenik yang sebaliknya bisa meningkatkan penyakit kanker.

3. Psikosis

Menurut National Institute on Drug Abuse, salah satu jamur, yakni psilocybin (magic mushroom) bisa mengakibatkan halusinasi, perilaku irasional, persepsi penglihatan ataupun suara yang menyimpang, menjauhkan diri dari orang lain serta lingkungan.

Perubahan psikosis itu terjadi sesudah 20 menit dikonsumsi serta efeknya dapat bertahan sampai enam jam. Selain itu, mengonsumsi jamur ini bisa mengakibatkan kelemahan otot, mengantuk, mual, muntah, serta ataksia (kehilangan kendali atas fungsi tubuh).

4. Alergi

Spora yang dihasilkan sama beberapa jamur bisa mengakibatkan reaksi alergi ekstrem terhadap orang tertentu. Spora tersebut terbang di ke udara di lingkungan yang lembap. Andaikan tercium sama orang yang mempunyai alergi, spora jamur akan mengkibatkan infeksi pernapasan, penyakit asma, ataupun paru-paru.

Buat itu, supaya terhindar pada efek buruk jamur, pastikan Anda hanya mengonsumsi jamur yang dijual di tempat terpercaya. Jangan sembarangan mengonsumsi jamur yang tumbuh di lingkungan rumah Anda, ataupun ketika Anda sedang camping di kebun ataupun hutan. Hindari mengonsumsi jamur yang tak Anda ketahui jenisnya. Lalu pastikan pengolahan jamur dilakukan secara baik (dicuci dan dimasak).

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Kelebihan dan Kekurangan Mengkonsumsi Jamur"

Posting Komentar