HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Jagung Indonesia, Ternyata Tak Kalah Berkualitas dengan Import

Jual Paranet High Quality - Lim Corporation

Produksi jagung Indonesia dinilai masih layak serta dapat mencukupi ketersediaan buat menutupi keperluan nasional. Bahkan, produk jagung nasional dapat bersaing di pasar regional sehingga janggal bila dikategorikan produksi jagung nasional kalah saing sama impor.

Baca juga : 
“Indonesia telah dapat ekspor (jagung) ke ASEAN, seperti pernah ke Filipina serta Malaysia. Produksi jagung juga dipacu supaya mampu memenuhi keperluan masyarakat,” kata Ketua Umum Dewan Jagung Nasional (DJN) Fadel Muhammad.

Ia mengatakan, terkait produktivitas jagung, Indonesia sebenarnya tak perlu merasa cemas. Pasalnya, terdapat 22 daerah yang digolongkan sentra jagung tersebar di Tanah Air. “Seperti di antaranya ada wilayah provinsi di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Lampung, Jawa Tengah serta Nusa Tenggara Barat,” imbuhnya.

Ia berpendapat, produksi jagung yang cukup di Indonesia juga menyangkut sama kehidupan serta kepentingan ketahanan pangan nasional. Termasuk mendukung kemajuan subsektor peternakan. Fadel mencontohkan, bisa saja menjadi awal pengembangan subsektor industri unggas di wilayah sentra jagung sehingga tidak lagi mengandalkan jagung impor untuk pakan ternak.



Selain itu, dengan mendorong produktivitas jagung nasional akan menyentuh kesejahteraan taraf hidup petani. Mengandalkan jagung impor Buat domestik bakal membuat ekonomi serta pendapatan petani lokal menurun.

“Impor jagung juga memalukan produksi dalam negeri. Jagung Indonesia itu memiliki banyak varietas unggulan. Wilayah penghasilnya juga banyak,” ujar Fadel.

Oleh sebab itu, Fadel mencurigai adanya ulah mafia pangan serta dugaan mencari keuntungan lebih melewati cara tidak wajar dari gencarnya keinginan mengimpor jagung.

Terkait jagung Indonesia, Presiden Jokowi pernah mengatakan bahwa pada 2018, Indonesia sudah dapat ekspor sebanyak 380 ribu ton. Lalu, selama 2014—2018, Indonesia juga sudah dapat menekan impor jagung sebesar 3,3 juta ton. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional saat 2014 ialah 19,0 juta ton. Peningkatan produksi jagung juga meningkat ketika 2015 menjadi 19,6 juta ton.

Tren kenaikan produksi jagung terus berlanjut saat 2016 menjadi 23,6 juta ton. Lalu, ketika tahun 2017 produksi jagung mencapai 28,9 juta ton. Produksi jagung Indonesia 2018 kembali melonjak sampai mencapai 30 juta ton. Sementara, keperluan pasokan jagung buat pakan ternak serta industri sekarang ini di Indonesia mencapai 7,8 sampai 11,1 juta ton.

Distributor Paranet Tanaman

Paranet merupakan jala plastik yang biasa digunakan untuk memberi naungan bagi tanaman. Paranet dapat mengurangi intensitas cahaya yang diterima tanaman dan juga untuk mengurangi suhu udara disekitar tanaman. Harga dan ukuran klik http://bit.ly/hargaparanet

Customer Service :
Email : limcorporation2009@gmail.com
Phone : 081232584950 / 087702821277 / 085233925564
Whatsapp :
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jagung Indonesia, Ternyata Tak Kalah Berkualitas dengan Import"

Posting Komentar