HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Bercocok Tanam Lebih Praktis dengan Metode Tumpang Sari

Jual Paranet Best Quality - Lim Corporation 

Kopi gayo tumbuh subur di Takengon, Aceh Tengah. Selain itu, daerah ini juga prospektif untuk pengembangan jahe. Masyarakat Gayo mengenal jahe dengan sebutan bing. Tumpang sari kopi dan jahe memberikan keuntungan tambahan, tidak hanya kepada tanaman kopi, juga kepada petani kopi itu sendiri. “Saya sudah bertahun-tahun menanam jahe di sela-sela tanaman kopi. Juga kunyit. Mungkin karena itulah kopi gayo yang kami tanam punya cita rasa yang khas dan unik sehingga menjadi kopi nomor satu di dunia,” ujar salah seorang petani, Juli.

Artikel Terkait:

Ia menyebutkan, pertanaman bersama jahe dan kopi tidak mengganggu produktivitas. Bahkan, tanaman jahe menggemburkan tanah di sekitar pertanaman kopi. Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Thamrin menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi petani ketika menanam bersama kopi dengan jahe adalah pemasaran yang belum kontinu. Selain itu, masih terbatas untuk kebutuhan pasar lokal Takengon.
 http://bit.ly/hargaparanet
Pada 2018 lalu sudah ada toko atau pedagang pengumpul di daerah ini yang mematok harga jahe segar berkisar Rp5—6 ribu per kg di tingkat petani. Tahun ini tidak lagi berjalan karena kesulitan finansial. Tantangan yang kedua, belum ada hilirisasi produk turunan jahe di Takengon. Misalnya jahe instan, kopi jahe instan, dan lainnya. Dengan begitu, jahe belum menjadi komoditas primadona di Aceh Tengah. “Padahal jahe potensinya sangat luar biasa.


Berdasarkan data BPS Kabupaten Aceh Tengah, pada 2018 luas kebun kopi rakyat 49.365 hektare, minimal 25 ribu hektare dapat ditanami jahe atau kunyit,” tambah Dedi. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh. Ismail Wahab menyatakan bahwa ke depan pengembangan tanaman obat khususnya jahe harus terus dilakukan. “Tanaman obat dibutuhkan tidak hanya sebagai bumbu dapur dan minuman beraroma jahe, juga sebagai bahan baku untuk jamu dan fitofarmaka, serta komoditi ekspor. Apalagi, pemanfaatan obat tradisonal untuk peningkatan kesehatan masyarakat sedang digalakkan oleh pemerintah,” jelas Ismail.
*Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik DISINI 

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Paranet atau Plastik Pertanian & Perkebunan  untuk  peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP).

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– Harga netto (non PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bercocok Tanam Lebih Praktis dengan Metode Tumpang Sari"

Posting Komentar