HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Risau dengan Hama Tanaman Jagung? Ini Cara Mengatasinya

DISTRIBUTOR PARANET MURAH - Lim Corporation

Budidaya tanaman jagung akan mengalami kendala seperti tanaman jagung terserang hama & penyakit. Untuk lebih jelasnya silakan simak artikel dibawah ini.

Hama

a. Ulat Daun (Prodenia Litura) 

Hama ulat daun akan menyerang dibagian pucuk daun dan biasanya tanaman jagung yang berumur sekitar 1 bulan diserang ulat daun. Pada Daun tanaman jagung yang sudah besar menjadi rusak. Pencegahan kita dapat lakukan dengan cara penyemprotan insektisida yang seperti folidol atau yang lainnya dengan dosis sesuai dengan anjuran.

b. Lalat Bibit (Atherigona Exigua) 

Tanaman jagung yang terserang hama akan memiliki bekas gigitan pada bagian daun, pucuk daun layu, dan akhirnya tanaman jagung akan mati. Pengendalian hama kita dapat dilakukan dengan cara melakukan penyemprotan insektisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

c. Ulat Grayak / Ulat Agrotis 

Pada ditanaman jagung yang diserang hama ini adalah bagian batang yang masih muda, batang akan putus dan akhirnya tanaman jagung mati. Hama Agrotis sp. Menyerang pada malam dan siang hari. 

Ada 3 Jenis Ulat Grayak / Agrotis Yaitu:

- Agrotis segetum : memiliki warna hitam dan ulat jenis ini sering ditemukan didaerah dataran tinggi.
- Agrotis ipsilon : memiliki warna hitam kecoklatan dan ulat jenis ini sering di temukan di daerah dataran tinggi dan rendah.
- Agrotis interjection : memiliki warna hitam dan banyak di temukan di pulau jawa.
- Pengendalian ulat ini dapat dilakukan dengan melakukan penyemprotan menggunakan insektisida yang sesuai dan menggunakan dosis sesuai anjuran.

d. Penggerek Daun Dan Penggerek Batang 

Ulat sesamia inferens dan pyrasauta nubilasis ini dapat menyerang dibagian ruas batang sebelah bawah dan titik tumbuh tunas daun tanaman jagung. Tanaman jagung akan menjadi layu. Pengedalian hama ini dapat dilakukan dengan melakukan penyemprotan menggunakan insektisida yang sesuai dengan dosis yang di anjuran

e. Ulat Tongkol (Heliothis Armigera) 

Tanaman jagung yang terserang hama ini akan memiliki bekas digigitan pada biji dan mempunyai terowongan dalamnya tongkol jagung.  Pengendalian pada hama dengan cara melakukan penyemprotan menggunakan Furadan 3G atau insektisida yang sesuai dan dengan dosis sesuai anjuran.

BACA JUGA:
f. Belalang 

Belalang yang sering menyerang tanaman jagung yaitu Oxyca chinensis dan juga Locusta sp. Hama pada menyerangnya tanaman jagung pada bagian daun muda. Pengendalian hama ini dapat kita lakukan dengan cara melepaskan predator alaminya yaitu berupa burung atau laba-laba, bisa juga dengan menggunakan biopestisida.

Penyakit

A. Penyakit Hawar Daun atau Karat Daun 

Penyakit Hawar Daun Dibedakan Menjadi 3 Macam, Yaitu:

1. Hawar Daun Turcicum 

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini yaitu berupa adanya bercak kecil berbentuk jorong dan berwarna hijau kelabu. Lama kelamaan bercak  kemudian menjadi besar dan berwarna coklat serta berbentuk seperti kumparan, bila sudah parah daun seperti terbakar.
- Penyebab penyakit ini adalah Helminthos porrirum turcicum.

2. Hawar Daun Maydis 

Gejala yang dialami tanaman jagung yang terserang hawar berupa bercak coklat abu-abu pada seluruh permukaan daun. Kalau sudah parah penyakit ini akan menyerang hingga bagian jaringan tulang daun yang akhirnya jaringan daun akan mati.

3. Hawar Daun Corbonum 

Jagung yang terserang pada penyakit hawar akan dapat menimbulkan gejala berupa bercak coklat muda kekuningan bersudut-sudut memanjang yang dapat menyatu dan mematikan daun. 
- Penyebabnya adalah cendawan Dreschslera zeicola. 

B. Bulai 

Penyakit bulai pada didaun jagung akan disebabkan oleh cendawan atau jamur sclerospora maydis. Jagung yang terserang penyakit akan memiliki gejala berupa daun akan berwarna kuning keputih-putihan bergaris, sejajar dengan urat daun dan tampak kaku. 
- Pengendalian hama ini dapat kita lakukan dengan cara memberikan Ridomil 35 SD pada saat masih benih agar tidak tumbuh jamur pada biji jagung. Akibatnya hama dan penyakit,pada ditanaman jagung yang kekurangan zat makanan juga akan mengalami berbagai gangguan. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:

a. Kekurangan Nitrogen (N) 

Kekurangan unsur Nitrogen maka tanaman jagung akan menjadi kerdil, kurus, dan daunnya akan berwarna hijau kekuningan. Jika sudah parah tanaman jagung tidak akan berbuah.


b. Kekurangan Fosfor (P) 
Kekurangan pada Fosfor akan menyebabkan tanaman jagung kerdil, daunnya berwarna agak ungu dan kaku, pertumbuhan tongkolnya terganggu, sehingga barisan biji tidak teratur.

c. Kekurangan Kalium (K) 
Kekurangan pada kalium maka bagian bawah ujung daun menguning dan mati dan tanaman jagung akan menghasilkan buah berukuran kecil dan memiliki ujung runcing.

d. Kekurangan Kalsium (Ca) 
Kekurangan dikalsium maka dapat menyebabkan tanaman jagung memiliki daun muda yang tidak muncul dari ujung tanaman, daunnya agak kaku dan memiliki warna kuning kehijauan serta kerdil.

e. Kekurangan Magnesium (Mg) 
Tanaman jagung yang kekurangan magnesium maka akan tumbuh kerdil, bagian atas daun akan berwarna kuning dengan garis-garis tak normal berwarna putih. Daun yang menjadi sudah tua akan berubah warna menjadi ungu kemerahan pada dibagian tepi daun dan ujung daun.

f.Kekurangan Seng (Zn) 
Tanaman jagung yang kekurangan seng akan terlihatnya tanaman berumur sekitar 2 minggu dengan gejala sepanjang tulang daun terdapat garis kuning dan bagian tepi daun akan tetap berwarna hijau.

g. Kekurangan Belerang (S) 
Tanaman jagung yang kekurangnya belerang maka seluruh daun tanaman jagung akan berubah warna menjadi kuning, baik dari daun muda hingga daun tua, tubuh tanaman jagung akan tumbuh menjadi kerdil dan terlambat bahkan tidak berbunga.

h. Kekurangan Tembaga (Cu) 
Kekurangan tembaga akan menyebabkan daun termuda tanaman jagung akan mengering, lalu tanaman jagung akan tumbuh kerdil dan daun tua akan mati serta batang jagung akan menjadi lunak ,mudah bengkok bahkan roboh terkena angin.

i. Kekurangan Zat Besi (Fe) 
Tanaman jagung yang kekurangan zat besi akan memiliki daun berwarna hijau pucat hingga putih pada bagian atasnya di antara urat-urat daunnya.

Jual Paranet Murah
* Ingin info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaparanet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com

Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Risau dengan Hama Tanaman Jagung? Ini Cara Mengatasinya"

Posting Komentar