HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR PARANET

Paranet, Jual Paranet, Shading Net, Harga Paranet, Jual Shading Net, Insect Net, Insect Screen, Jaring Kasa, Kasa Hijau, Kasa Putih, Paranet 50%, Paranet 65%, Paranet 75%, Paranet 85%, Paranet Nylon, Jaring Polynet (Safety net), Jaring Pengaman Proyek, Waring Ikan, Waring Hitam, Waring Pagar



Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950 | Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Mengenal Sistem Dutch Bucket dan Cara Pengaplikasiannya

Jual Paranet Pertanian Murah - Lim Corporation

Hidroponik Dutch Bucket System (DBS)

Hidroponik istilah Dutch Bucket System (DBS) dalam metode hidroponik?  Penggemar hidroponik atau setidaknya Dutch Bucket System pertama kali dikembangkan di negeri kincir angin, Belanda. Pada  sampai saat ini masih ada menggunakan Dutch Bucket System merupakan teknik hidroponik yang paling populer didunia. Pertanian modern yang dapat mudah dalam skala besar dinegara asalnya yaitu Belanda rata-rata menggunakan teknik ini. DB sistem juga masih banyak diadopsi diberbagai negara didunia dalam budidaya pertanian. Pada sistem DB terbukti mampu meningkatkan hasil panen dengan teknik yang sederhana. Pada Dutch Bucket System juga dikenal dengan istilah Bato Bucket System.

Apa itu Dutch Bucket System ?
Pengertian Dutch Bucket System (Sistem DB) adalah teknik bercocok tanam hidroponik yang ditekankan pada sirkulasi dan efesiensi penggunaan air. Pada saat ini masih banyak menggunakan teknik hidroponik sistem DB air nutrisi yang dialirkan dari tandon nutrisi ke media tanam secara terus menerus dan sebagian air nutrisi kembali ke tandon. Air nutrisi dialirkan secara periode selama waktu yang tertentu dan diatur sesuai dengan keinginan. Cara kerja pada disistem DB mirip dengan NFT System, dan ingin saja instalasinya yang dengan cara berbeda. 5 bagian penting dalam teknik hidroponik Dutch Bucket System, yaitu bucket, pipa inlet, pipa outlet, tandon nutrisi dan pompa air. 
Cara Kerja Pada Dutch Bucket System Masing-Masing Bagian

a). Bucket (Wadah Atau Ember)
Merupakan bagian yang berfungsi sebagai wadah media tanam. Pada bagian bawah bucket terdapat lubang outlet yang letaknya sedikit lebih tinggi dari dasar bucket. Lubang outlet terhubung dengan pipa menuju tandon. Lubang outlet dapat berfungsi untuk menjaga agar larutan nutrisi tersedia dalam batas tertentu. Tujuannya agar tanaman selalu mendapat pasokan nutrisi dan air, tetapi tidak berlebihan.

b). Pipa Inlet
Pipa inlet yaitu menggunakan untuk mengalirkan larutan nutrisi ke media tanam. Pipa inlet terhubung langsung dengan pompa yang pada berada ditandon nutrisi, larutan nutrisi dari pipa inlet dialirkan ke media tanam melalui selang kecil yang biasanya berwarna hitam dan berukuran 5 mili meter.

c). Pipa Outlet 
Adalah pipa yang terhubung dengan lubang dibawah bucket, pipa outlet ini dapat berfungsi untuk mengembalikan larutan nutrisi ke tandon. Jika larutan nutrisi pada media tanam dalam bucket sudah melampaui ambang tetentu, maka kelebihan larutan nurtrisi secara otomatis akan kembali ke tandon.

Jual Paranet Murah 
d). Tandon Nutrisi 
Wadah tandon nutrisi yang dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan larutan nutrisi. Didalamnya tandon terdapat pompa untuk mengalirkan larutan nutrisi ketanaman.

e). Pompa 
Merupakan alat yang penting wajib ada pada sistem DB. Kita kalau tanpa menggunakan pompa larutan nutrisi tidak dapat disirkulasikan dari tandon ke media tanam dan kemudian dikembalikan ke tandon. Pompa bisa dapat diatur secara otomatis untuk mengalirkan nutrisi secara periode selama waktu yang bisa ditentukan.

Media tanam yang bisa digunakan pada Dutch Bucket System antara lain hidroton, perlite, batu apung atau zeolit. Pada suka penggemar hidroponik sekaligus menyediakan perlengkapan hidroponik media tanam bisa menggunakan cocopeat, arang sekam dan zeolit. Campurankan cocopeat dan arang sekam diletakkan pada lapisan bawah sedangkan zeolit diatasnya. Bucket tidak dapat diisi dengan penuh dengan media tanam, tetapi hanya seperempat bagian saja. Ada beberapa jenis tanaman yang banyak ditanam dengan DB System antara lain tomat, semangka, terong, cabai, paprika, anggur, mentimun dan melon. Namun sebenarnya hampir semua jenis tanaman semusim bisa ditanam menggunakan sistem ini, silahkan bereksperimen sendiri.


Beberapa Kelebihan Pada DB System Antara Lain:

a. Fleksibel dan Dutch Bucket System bisa diaplikasikan baik skala kecil (hobi) maupun skala besar (skala budidaya).
b. Sederhana dan relatif murah karena bisa dibuat dengan barang-barang bekas dan peralatan seadanya.
c. Tanaman ini masih mempunyai lebih subur dan produktif, karena adanya sirkulasi air dan nutrisi yang memungkinkan terdapat lebih banyak dioksigen pada larutan nutrisi.

Kita dapat perhatikan dalam penerapan Dutch Bucket System adalah pasokan listrik. Sistem DB memerlukan aliran listrik yang stabil, jika berada di wilayah dengan kondisi aliran listrik yang sering mati tentu saja akan banyak menemui kesulitan dalam penerapan sistem DB ini. Jika menemukan solusi dalam hal pasokan listrik sah-sah saja, memanfaatkan tenaga surya misalnya, namun harus dipastikan bahwa biaya tidak akan membengkak karenanya. 


*Info lengkap mengenai harga Paranet silakan klik Harga Paranet

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

CATATAN:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Sistem Dutch Bucket dan Cara Pengaplikasiannya"

Posting Komentar