Jumat, 09 Desember 2016

Asyiknya Berkebun Pada Lahan Sempit dengan Polybag

Salah satu hobi yang mengasyikkan adalah berkebun. Apalagi jika tanaman yang dibudidayakan tumbuh subur dan mulai menampakkan hasilnya, baik dalam bentuk sayuran segar semisal kangkung, bayam, pokcoy, sawi, aneka bumbu dapur, cabai, terong, tomat, ataupun buah yang dapat langsung dikonsumsi tanpa khawatir terkena sisa residu dan resiko menelan lilin yang digunakan untuk melapisi buah supaya tidak cepat busuk.
# Baca juga Cara Budidaya Buah Jambu Air

Tetapi lahan yang sempit menjadi kendala bagi mereka yang hobi berkebun,lalu bagaimana cara mengatasi masalah ini?
Sudah banyak cara berkebun diperkenalkan, mulai dari cara hidroponik, cara aquaponik hingga berkebun organik. Salah satu cara berkebun organik bagi pemilik lahan terbatas dengan menggunakan wadah pot, botol bekas atau polybag.
# Baca juga Membuat Area Bermain Anak dengan Paranet.

Polybag adalah wadah plastik (biasanya berwarna hitam, walaupun ada juga yang berwarna biru atau putih), yang memiliki beberapa lubang kecil untuk sirkulasi air agar tanaman tidak membusuk dan akhirnya mati. Ada beberapa ukuran polybag, disesuaikan dengan kebutuhan. Biasanya polybag digunakan sebagai wadah pengganti pot.


Polybag dipilih sebagai wadah untuk budi daya buah dan sayur di lahan terbatas dengan alasan sebagai berikut:

1.Biaya lebih murah dibandingkan jika menggunakan pot
2.Perawatan lebih mudah
3.Tahan lama
4.Ringan
5.Bentuk seragam
6.Tidak cepat kotor
7.Dapat dipakai berulang kali setelah ditreatment terlebih dahulu
8.Mudah diperoleh di toko/perlengkapan pertanian, atau toko plastik.
9.Polybag sangat baik untuk drainase
10.Aerasi tanaman dapat berlangsung baik, sehingga tanaman dapat tumbuh maksimal
11.Polybag dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi penggunaan media tanam beserta nutrisi yang dibutuhkan
12.Memudahkan pengontrolan/pengawasan per individu tanaman bila ada gangguan, misalnya serangan hama/penyakit, atau kekurangan unsur hara tertentu.
13.Mudah dalam penambahan bahan organik/pupuk kandang, tinggal disesuaikan dengan takaran
14.Menghemat ruang dan tempat penanaman
15.Komposisi media tanam dapat diatur
16.Nutrisi yang diberikan, dapat langsung diserap akar, tidak hanyut oleh hujan
17.Tanaman dapat dibudidayakan kapan saja, tanpa mengenal musim
18.Tanaman mudah dipindah-pindahkan letaknya, sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan.
19.Tanaman juga mudah dipindahkan ke lahan tanam yang sesungguhnya (untuk perkebunan tanaman keras)
20.Hampir semua jenis tanaman hortikultur dan berumur pendek seperti cabai, tomat, terong, kacang-kacangan, strobery, melon dan lain-lain, dapat ditanam dalam polybag. Demikian pula aneka jenis sayuran, seperti kangkung, bayam, pokcoy, sawi, seledri, daun bawang, bawang merah dan lain-lain.
21.Produktivitas atau hasil panen buah/sayuran yang diperoleh tidak berbeda jauh dengan tanaman yang ditanam di lahan terbuka, demikian pula dengan mutu produk. Justru, bertanam menggunakan polybag, merupakan salah salah alternatif pemecahan masalah bila kita perlu mengkonsumsi buah/sayuran segar.

# Dapatkan info tentang polybag terlengkap silahkan klik DISINI.

Polybag juga dipergunakan di berbagai perkebunan tanaman keras, sebagai wadah penyemaian benih hingga saatnya dipindahkan ke lahan perkebunan yang sebenarnya. Polybag yang dipergunakan di perkebunan tanaman keras terdiri dari dua ukuran, yaitu ukuran kecil lebar 10-14 cm (baby bag) yang digunakan di fase pembenihan awal (usia bibit 3-6 bulan) dan polybag ukuran besar 15 cm ke atas (big bag), digunakan sejak pemindahan benih awal hingga bibit siap dipindahkan ke lahan yang sesungguhnya(usia bibit lebih dari 12 bulan).

# Untuk harga polybag terupdate silahkan klik DISINI.

Perkebunan besar yang menggunakan polybag sebagai wadah pembibitannya, antara lain: perkebunan kelapa sawit, perkebunan jati, perkebunan jabon, perkebunan karet, perkebunan akasia, perkebunan sengon, dan lain-lain.

Nah bagaimana? Masih adakah alasan untuk tidak berkebun walaupun mempunyai lahan terbatas? Gunakan polybag sebagai alternatif wadah media tanam yang murah dan memiliki banyak keunggulan dibandingkan berkebun menggunakan pot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar